Rumah Di Surga

 

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا ابْنُ عُلَيَّةَ حَدَّثَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِى هِنْدٍ حَدَّثَنِى النُّعْمَانُ بْنُ سَالِمٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَوْسٍ عَنْ عَنْبَسَةَ بْنِ أَبِى سُفْيَانَ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ قَالَتْ قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم مَنْ صَلَّى فِى يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا بُنِىَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِى الْجَنَّةِ

Dari Ummi Habibah ia berkata, telah bersabda Nabi saw: “Barang siapa sholat sunnat tathowwu’ (kerelaan hati) 12 Rokaat dalam sehari, dibangunkan baginya dengan sebab sholat tersebut sebuah rumah didalam Syurga”.  (HR. Abu Daud : 1252)

Mempunyai rumah baru, mewah dan dilengkapi dengan fasilitas lengkap merupakan harapan bagi sebagian besar orang, karena memilikinya menunjukan salah satu ‘keberhasilan’ dalam kehidupan di dunia ini, tak sedikit orang yang ‘memaksakan’ buat merealisasikannya meski harus menempuh jalan kredit atau cara lainnya.

Tentu ini merupakan sebuah keinginan yang masih dalam kategori manusiawi, siapapun orangnya akan merasa bahagia bila memiliki rumah mewah apalagi bila letaknya ditempat-tempat yang strategis dan ‘bergengsi’, bahkan tidak sedikit yang berusaha memilikinya lebih dari satu, dengan alasan investasi atau alasan lainnya.

Allah memang sudah  men’design’ manusia untuk cenderung dengan hal tersebut dalam sebuah redaksi ayat :

“ZUYYINA LINNAASI HUBUU as-SYAHAWAATI MIN an-NISAAI WA al-BANIINA WA al-QONAATHIIRI al-MUQONTHOROTI MIN al-DZAHABI WA al-FIDDHOTI….”

(Dijadikan terasa indah bagi manusia  dengan kecintaan kepada wanita2, anak2, harta benda yang berlimpah dalam bentuk emas dan perak…..)

Kata al-QONAATHIIRI al-MUQONTHOROTI MIN al-DZAHABI WA al-FIDDHOTI pada ayat 14 Surat ke-3 ini ditafsirkan juga sebagai semua bentuk kemewahan yang ada didunia ini, maka tak heran banyak orang yang  berusaha mendapatkannya meskipun harus ‘menghalalkan’ berbagai cara.

Hadits diatas juga menjanjikan rumah mewah, ditempat yang nyaman, tempat yang menjanjikan kebahagiaan, tak perlu ‘merogoh’ banyak lembar rupiah untuk memilikinya, siapa yang memilikinya berarti orang tersebut telah mendapatkan ‘kemenangan’ sejati. Rumah ini di ‘arsiteki’ langsung oleh yang menciptakan para arsitek diseluruh pelosok bumi ini.

Allah Jalla Jalaaluh  telah mempersiapkan satu rumah mewah buat hambaNya yang setiap harinya melaksanakan sholat sunnah sebanyak 12 rokaat, mungkin hanya ‘menyita’ waktu 30 menit buat mewujudkannya, tetapi tetap hanya sedikit yang mau melakukannya. Entah karena janji di hadits ini terasa ‘kurang menarik’ atau bahkan ‘tidak percaya’ dengan janjiNya?,

Dia tak akan ingkar janji, Dia menjanjikan sesuatu yang pasti terjadi.

Hanya 12 Roka’at untuk ‘mewujudkan’ rumah mewah didalam syurga, tak ada keringat yang keluar dari pori kulit kita, tak ada lelah dan tak perlu mengeluarkan satu lembarpun rupiah, maka rasanya ini adalah ‘kesempatan’ yang sayang buat dilewatkan bila benar berharap bahagia selamanya.

Setiap ungkapan cinta mesti ‘menuntut’ pembuktian, agar sang kekasih tak ‘meragukan’ yang sedang kita rasa, dan Allah adalah ‘kekasih’ sejati, namaNya’ bukan sekedar nikmat kala diucapkan, tetapi juga akan ‘resapkan’ damai didalam hati.

12 Rokaat sesungguhnya terlalu singkat dan bilangan yang sedikit bagi mereka yang benar ‘dimabuk’ rindu perjumpaan denganNya.

Wallahu A’lam Bisshowaab.

 ————————————————————————–

Kiriman Ustadz Syarif Matnadjih

 

Leave a Reply