Save Our Aqidah (1) : NATAL NABI ISA?

KTQS # 760

Save Our Aqidah (1) :
NATAL NABI ISA?

Banyak link & broadcast yg mengatakan bahwa BOLEH mengucapkan selamat natal, karena hal itu sama dgn mengucapkan selamat kepada nabi Isa, salah satu dalilnya adalah QS. Maryam 33 yg ditafsirkan dgn aneh dan serampangan.

Begini sahabat, Islam mengakui Isa adalah NABI dan BUKAN TUHAN, Nabi Isa sendiri yg mengatakannya (QS. Maryam 30), menyuruh shalat & zakat (31), Allah Swt tidak mempunyai anak atau diperanakan (35), memerintahkan kita untuk menyembah Allah bukan menyembah dirinya (36). Ini jelas berbeda dgn keyakinan mereka.

Baca kembali surat al-Ikhlas, barangkali kita belum meresapi maknanya dgn baik serta menerima firman Allah yg suci dgn hati yg ikhlas.

Perhatikan…
Mengucapkan Selamat Natal kepada mereka sama saja dgn kita mengucapkan selamat atas sujud yg mereka lakukan terhadap salib -Meyakini bahwa Allah mempunyai anak-. (Ibnul Qayyim Al Jauziyah)

Bacalah Firman Allah ini,
“Hampir-hampir saja langit pecah, bumi terbelah dan gunung-gunung hancur luluh ketika mereka berkata bahwa Allah memiliki anak”. (QS. Maryam: 90-92)

LALU BAGAIMANA MUNGKIN MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL ADALAH UNTUK NABI ISA?

Bacalah pesan Nabi kita yg agung, teladan bagi orang-orang yg beriman, Rasulullah Saw : “Jauhilah orang-orang yg tidak tunduk kepada Allah di perayaan mereka”. (HR. Al Baihaqi)

Jauhilah! Itu pesan Nabi Saw

LALU BAGAIMANA MUNGKIN ADA ORANG YANG MENGATAKAN BOLEH NATALAN BERSAMA?

Allah berfirman : “Dan orang-orang yg tidak menghadiri az zuur (perayaan orang-orang kafir), dan apabila mereka bertemu dgn (orang-orang) yg mengerjakan perbuatan-perbuatan yg tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dgn menjaga kehormatan dirinya”. (QS. Al Furqon: 72).

Pesan Allah diatas menyiratkan bahwa : Biarkan perayaan perayaan agama lain berlalu begitu saja dihadapan kita dan tetaplah berjalan lurus dgn KEMULIAAN KITA SEBAGAI MUSLIM.

Save Our Aqidah!

Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply