Sedih dan Bertobat

┏┉┄┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈

SEDIH & BERTOBAT

└┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈┈⌣̊┈̥-̶̯͡♈̷̴

Rasa gundah dan sedih yang menimpa seseorang akan menjadi kafarah (penghapus dari dosanya) berdasarkan hadits Mu’awiyah ra, Rasulullah saw bersabda,

مَامِنْشَيْءٍيُصِيبُالْمُؤْمِنَفِيجَسَدِهِيُؤْذِيهِإِلَّاكَفَّرَاللَّهُعَنْهُبِهِمِنْسَيِّئَاتِهِ

“Tidak ada sesuatu yang menimpa seorang mu’min pada tubuhnya sehingga membuatnya sakit kecuali Allah akan menghapuskan dosa-dosanya”. (HR. Ahmad)


Tingkatan orang yang Bertobat
:

1. Tobat Orang Awam

hanya bertobat untuk dosa-dosa besar sementara ia tetap melakukan dosa-dosa kecil.

2. Tobat Orang Khusus

bertobat dari dosa-dosa kecil yang lebih halus.

3. Tobat Orang Khusus bil Khusus

bertobat bukan karena telah berbuat maksiat tapi karena lalai mengingat Allah.

 

Ciri-Ciri Tobat Nasuha:

1. Menyesal.

Adanya penyesalan setelah melumuri diri dgn dosa dan kenistaan, berbicara kotor, ketika mata bermaksiat & menyakiti orang.

2. Minta Ampun Kepada Allah.

Minta ampun kpd Allah bisa dlakukan dgn istghfar sebagaimana yg dicontohkan oleh Nabi Adam AS & Nabi Yunus AS didalam Al-Qur’an.

3. Gigih Untuk tidak Mengulangi.

Bukan sekedar tdk berbuat dosa, berfikir kearah sana saja tdk boleh.

 

Salam !

Copas dari KTQS-Bandung

Leave a Reply