SEJARAH DARUL ARQAM (RUMAH ARQAM)

KTQS # 899

SEJARAH DARUL ARQAM (RUMAH ARQAM)

Perkembangan Islam berawal dari satu rumah terpencil wilayah bukit shafa, Mekah. Rasulullah saw menyebutnya Daarul Arqom, karena rumah tsb milik salah satu sahabatnya yg bernama al-Arqom bin Abil Arqom al-Makhzumi, ia masuk islam pada umur 16 tahun.

Daarul Arqom (Daarul = Rumah, Arqom = Arqom) adalah rumah yg dijadikan oleh Rasulullah SAW sebagai lembaga pendidikan Islam pertama. Dari rumah inilah Islam tersebar ke seluruh dunia kelak.

Di rumah inilah Rasulullah saw mengajarkan wahyu yg telah diterimanya kepada kaum muslimin secara diam-diam.

Maklumlah, saat itu seperti pemeluk Islam dimusuhi dan disiksa kaum musyrik. Akhirnya beliau memutuskan bahwa rumah Al-Arqom bin Abil Arqom yg terletak di dataran Shafa ini adalah tempat yg cocok dan tersembunyi.

Pada tahun 171 H Daarul Arqom (rumah Arqom) dibongkar karena perluasan tempat sa’i dan Masjidil Haram.

Al-Arqam bin Abil Arqam termasuk orang-orang yg pertama memeluk Islam.

Salah satu orang terakhir yg memeluk Islam di tempat itu adalah Umar bin Khattab. Setelah Umar memeluk Islam, dakwah mulai dilakukan secara terang-terangan. 40 orang. Pemeluk Islam pertama itu dikenal dgn nama Assabiqunal Awwalun.

Al-Arqom saat wafat Jenazahnya dishalati oleh Sa’ad bin Abi Waqqash.

Salam !
———
CATATAN :
> Tidak ada hubungannya Panti Asuhan Daarul Arqom (awalnya nama sebuah mushola yg didirikan thn 1970) dgn Darul Arqam Malaysia (berdiri thn 1991) yg sesat dan terlarang itu.

Seperti halnya ormas Islam Muhammadiyah memiliki Pondok Pesantren di Garut dgn nama Darul Arqam.

Kami berharap semoga dari panti asuhan yg kecil ini, dari rumah yg sederhana, melalui anak-anak yatim kami yg disekolahkan sampai sarjana (1 sdh sarjana, 7 sdg kuliah S-1), kelak mereka bisa berdakwah untuk menyebarkan cahaya sunnah yg terang benderang keseluruh ummat, aamiin.

Leave a Reply