SEPUTAR KEMATIAN : HIKMAH & HUKUM (2)

KTQS # 625

SEPUTAR KEMATIAN : HIKMAH & HUKUM (2)

 

HAL-HAL  YANG  DIKERJAKAN  KETIKA  SESEORANG SAKARATUL  MAUT

1. Mentalqin (menuntun) dengan bacaan Laa ilaaha illallah.
Dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda:

لَقِّنُوْا مَوْتَاكُمْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله
“Tuntunlah orang yang akan mati di antara kalian dengan bacaan Laa ilaha illallah”. (HR Muslim)

Dari Muadz bin Jabal ra, Rasulullah saw bersabda:

مَنْ كَانَ آخِرُ كَلاَمِهِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ
“Barangsiapa yang akhir perkataannya Laa ilaha illallah, dia akan masuk surga”.
(HR Al Bukhari)

Apabila berbicara dengan ucapan yang lain setelah ditalqin, maka diulangi kembali, supaya akhir dari ucapannya di dunia kalimat tauhid.

 

2. Berdo’a untuknya dan tidak berkata kecuali yang baik.
Rasulullah saw bersabda:

إِذَا حَضَرْتُمْ الْمَرِيضَ أَوْ الْمَيِّتَ فَقُولُوا خَيْرًا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُؤَمِّنُونَ عَلَى مَا تَقُولُونَ

“Apabila kalian mendatangi orang sakit atau orang mati, maka janganlah berkata kecuali yang baik, karena sesungguhnya malaikat mengamini yang kalian ucapkan”.

(HR Muslim, Al Baihaqi dan yang lainnya)

Tanda-Tanda Kematian:
Para ulama menyebutkan beberapa tanda, bahwa seseorang sudah bisa dikatakan mati. Di antaranya:
– Terhentinya nafas.
– Kedua pelipisnya melemas.
– Hidung menjadi lunak.
– Kulit wajahnya menjadi lebih panjang.
– Terpisahnya kedua telapak tangan dari kedua lengannya.
– Kedua kakinya melemas dan terpisah dari kedua mata kaki.
– Tubuh menjadi dingin.
-Tanda yang sangat jelas, yaitu adanya perubahan bau pada tubuhnya.

[Lihat Fiqhun Nawazil, Syaikh Bakr Abu Zaid (1/227), Asy Syarhul Mumti’ (5/331)].

Tanda-tanda di atas diketahui dengan tanpa menggunakan alat, dan ada tanda lain yang bisa diketahui dengan alat-alat kedokteran.

Salam !

Copas dari KTQS

Leave a Reply