SHALAT BERJAMA’AH BAGI LELAKI 〜✽〜

KEBAIKAN-KEBAIKAN SHALAT BERJAMAAH BAGI LELAKI

Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang bersuci dari rumahnya kemudian berjalan ke rumah Allah SWT (masjid) untuk menunaikan salah satu dari kewajiban-kewajiban yang Allah SWT wajibkan, maka kedua langkahnya salah satunya akan MENGHAPUS DOSA dan langkah yang lainnya akan MENGANGKAT DERAJATNYA.” (HR. Muslim)

“Shalat jamaah LEBIH UTAMA DUA PULUH TUJUH (27) DERAJAT daripada shalat sendirian [dalam riwayat lain: dua puluh lima derajat”. (HR Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah dari Nabi saw bersabda:

“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah yaitu seorang laki-laki yang HATINYA TERPAUT DENGAN MASJID.”

(HR. Bukhari)

 

ANCAMAN-ANCAMAN

Bagi laki-laki, tidak shalat berjamaah di masjid disetarakan dengan orang munafik. “Tiada dirasa berat oleh seorang MUNAFIQ kecuali melaksanakan shalat Isya dan Subuh. Padahal kalau mereka tahu akan keagungannya, niscaya mereka mendatanginya (ke masjid utk shalat berjamaah) walaupun sambil merangkak-rangkak.” (HR Bukhari, Muslim).

“Demi Dzat yang diriku ditangan-Nya, aku ingin menghimpun KAYU BAKAR, lalu kusuruh seseorang mengumandangkan adzan shalat, dan kusuruh pula imam memimpin shalat berjamaah, dan kudatangi mereka yang tidak shalat berjamaah, KUBAKAR mereka bersama rumah-rumahnya!” (HR Bukhari, Muslim).

Kalimat “kubakar bersama rumah-rumahnya”, menunjukkan bahwa laki-laki sangat tidak disukai (dibenci oleh Rasul), jika shalat di rumah.

Bagi lelaki tidak ada pilihan kecuali harus shalat wajib berjamaah di masjid, bukan memilih shalat berjamaah di rumah bersama keluarga, karena Rasulullah tidak menyukainya.

Jadi, tidak ada alasan “Shalat di rumah saja, yang penting ikhlas”.

“Hayya ‘Alash Shalah”
Marilah shalat…
“Hayya ‘Alal Falah”,
Marilah menuju kebahagiaan…

Ayo ke Masjid, istri dan anak perempuanmu sedang menunggumu dirumah, membawa kebahagiaan yang Allah janjikan yang engkau bawa dari masjid.

 

Salam !

Catatan tambahan: untuk istri dan anak2 yang ingin juga berjamaah, suami bisa mengulang shalat menjadi imam di rumah. Hal tersebut termasuk sedekah.

 

copas dari KTQS
Copas

Leave a Reply