SHALAT JUMAT BAGI MUSAFIR

KTQS # 934

SHALAT JUMAT BAGI MUSAFIR

Shalat jumat adalah wajib ‘ain bagi orang muslim,

“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”. (QS. Jumu’ah: 9).

Wajib kecuali empat orang, “Shalat Jum’at itu wajib bagi setiap muslim secara berjama’ah selain empat orang: budak, wanita, anak kecil, dan orang sakit”. (HR. Abu Daud no. 1067)

Apakah shalat Jum’at itu wajib bagi musafir?

Bagi musafir tetap wajib melakukan shalat jumat jika hal itu memungkinkan, lakukan sebisa mungkin untuk dapat melaksanakan shalat jumat berjamaah, karena hadits yang membolehkan tidak shalat Jumat adalah lemah/sangat lemah/mursal sehingga tidak bisa dijadikan hujjah. Beberapa diantaranya :

Dari Ibnu ‘Umar, Nabi saw bersabda, “Tidak ada kewajiban shalat Jum’at bagi musafir”. (HR. Ad Daruquthni, namun sanadnya dho’if).

Dari Ibnu ‘Uyainah, dari ‘Amru, dari Al-Hasan, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah saw: “Tidak ada kewajiban shalat Jum’at bagi musafir”. (Diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaaq no. 5203, Hadits ini lemah karena mursal)

Hadits yang menguatkan bahwa siapapun wajib shalat jumat (kecuali empat orang),

Nabi saw bersabda : “Shalat Jum’at wajib bagi siapa saja yang mendengar adzan”. (Diriwayatkan oleh Abu Daawud no. 1056)

“Shalat Jum’atlah dimana saja kalian berada”. (Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, 2/101).

Salam!

copas dari KTQS

Leave a Reply