SHALAT-SHALAT MALAM NISFU SYA’BAN, ADAKAH? (4)

 

SHALAT-SHALAT MALAM NISFU SYA’BAN, ADAKAH? (4)

 

1. SHALAT KHEIR

Shalat khusus pada malam tersebut, yaitu 100 rakaat. Setiap rakaat setelah fatihah membaca al-Ikhlas sebanyak 11 kali dan setiap rakaat membaca 100 x al-Ikhlas, disebut shalat kheir.

Diriwayatkan dari Al Hasan bahwasanya ia berkata, “Telah mengabari kepadaku 30 sahabat nabi, bahwasanya barangsiapa yang melaksanakan shalat ini di malam ini, maka allah akan memandangkan dengan 70 kali pandangan. dan setiap pandangan akan dikabulkan 70 permintaan. yang paling sedikit adalah mendapatkan ampunan”.  HADITSNYA BATIL.

2. SHALAT ALFIYAH

Orang yg pertama kali menghidupkan shalat Alfiyah ini pada malam Nishfu Sya’ban adalah Babin Abul Hamroo’. Dia tinggal di Baitul Maqdis pada tahun 448 H.

Suatu saat di malam Nishfu Sya’ban dia melaksanakan shalat di Masjidil Aqsho. Kemudian ketika itu ikut pula di belakangnya seorang pria. Lalu akhirnya jama’ah yang ikut di belakangnya bertambah banyak.

Kemudian amalan yg dia lakukan tersebarlah di Masjidil Aqsho dan di rumah-rumah kaum muslimin, sehingga shalat tsb seakan-akan menjadi sunnah Nabi. (Al Bida’ Al Hawliyah, 299)

Alfiyah artinya 1000. karena di dalam shalat tsb dibacakan surat Al Ikhlas sebanyak 1000 kali. Shalat tersebut berjumlah 100 raka’at dan setiap raka’at dibacakan surat Al Ikhlas sebanyak 10 kali. Jadi total surat Al Ikhlas yang dibaca adalah 1000 kali. Oleh karena itu, dinamakanlah shalat alfiyah”. TIDAK ADA HADITSNYA.

Catatan:
1).Ritual Nishfu Sya’ban terjadi hampir 500 tahun setelah Nabi Wafat. Maka jelas BUKAN Sunnah Nabi Saw !

2). Jadi menghidupkan malam nisfu sya’ban dengan ibadah (meminta maaf tiba-tiba tanpa ada kesalahan, shalat/shaum/doa khusus, membaca yaasin, dzikir, kumpul-kumpul dgn do’a barokah untuk air, dsb) BUKAN sunnah Nabi Saw !

 

Salam !
———-
dari KTQS

Leave a Reply