SHALAWAT BUKAN DARI RASULULLAH SAW

 

SHALAWAT BUKAN DARI RASULULLAH SAW

1. Shalawat Badar sudah sangat populer, bahkan banyak didendangkan di dalam nasyid, yaitu “shalatullah salamullah, ‘ala thaha Rasulillah…”.

Kekeliruannya, di dalam shalawat ini disebutkan bahwa Nabi Muhamad adalah pembawa hidayah, sebagaimana disebutkan di dalam baitnya,

“Tawassalna bibismillah, wabil hadi Rasulillah, wakulli mujahidilillah biahlil badri yaa Allah”

(Kami bertawasul dengan Nama Allah, dan juga dengan pembawa hidayah, Rasulullah, dan juga bertawassul dengan seluruh mujahid Allah, dengan para pahlawan badar, Ya Allah)

2. Shalawat Nariyah, adalah “Allahumma shalli shalatan kamilah….”.

Kekeliruannya, di dalam shalawat ini disebutkan bahwa Nabi Muhammad adalah pelepas segala problem kehidupan, sebagaimana disebutkan di dalam baitnya,

“Tanhallu bihil uqad, wa tuqdlo bihil hawa’ij”

(Dengannya (Nabi Muhammad saw) segala ikatan akan lepas, dan segala kebutuhan akan dipenuhi)

Juga Shalawat Al Faatih (Pembuka), Shalawat Sa’adah (Kebahagiaan), dan ribuan shalawat lainnya yg bukan berasal dari Rasulullah Saw.

Shalawat-shalawat semacam ini bermasalah, karena Shalawat tsb mengandung pengkultusan yang berlebihan terhadap diri Nabi Saw hingga menyejajarkannya dengan Allah Swt. Tentunya yang demikian ini merupakan salah satu bentuk kesyirikan yang dimurkai oleh Allah dan Nabi-Nya.
Hal ini dilarang Nabi dalam sabdanya,”Janganlah kalian mengkultuskanku sebagaimana umat nasrani mengkultuskan Isa ibnu Maryam, Sesungguhnya Aku hanyalah Hamba & Rasul Allah”. (HR. Bukhari)

Barakallahu fiik !
Copas dari KTQS

Leave a Reply