SHAUM ‘ASYURA

Mengingatkan tentang shaum TASU’A dan ‘ASYURA  tgl 9 & 10 Muharam.

 

يُكَفِّرُ السَّنَةَ المَاضِيَةَ

“(Shaum tersebut) menghapuskan dosa-dosa setahun yang telah lewat.” [HR. Muslim 1162)

 

AWAL MULA SHAUM ‘ASYURA

Bahwa saat hijrah dan Nabi saw ketika tiba di Madinah, beliau mendapati Yahudi berpuasa pada hari ‘Asyura.

” Maka beliau bertanya (kepada mereka) : “Hari apakah ini yang kalian bershaum padanya?”

Mereka menjawab : “Ini merupakan hari yang agung, yaitu pada hari tersebut Allah menyelamatkan Musa beserta kaumnya dan menenggelamkan Fir’aun bersama kaumnya. Maka Musa bershaum pada hari tersebut dalam rangka bersyukur (kepada Allah). Maka kami pun bershaum pada hari tersebut”

Rasulullah saw bersabda : “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian.”

Maka Rasulullah saw bershaum pada hari tersebut dan memerintahkan (para shahabat) untuk bershaum pada hari tersebut. ”

[HR. Al-Bukhari 2004, 3397, 3943, 4680, 4737. Muslim 1130]

Shaum ‘Asyura termasuk shaum wajib sebelum adanya kewajiban shaum Ramadhan, stlh syariat Shaum Ramadhan turun, maka shaum ‘Asyura menjadi shaum sunnah.

Agar berbeda dengan Yahudi maka diberlakukan shaum Tasu’a tgl 9 Muharam.

Yuk kita hapuskan dosa-dosa kita setahun yang lalu…

 

 

Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply