Sifat Shalat Nabi : BERBEDA PAHALA ?

 

Sifat Shalat Nabi  : BERBEDA PAHALA ?

Dengan amalan ibadah kita yg sedikit, tp kita ingin mendapatkan pahala yg berlipat ganda. Dengan apakah hal itu bisa terwujud?

Yaitu dgn meningkatkan KUALITAS AMALAN ibadah kita.

Allah Swt berfirman, “Dan Dia-lah yg menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang LEBIH BAIK AMALNYA”. (QS. Huud: 7)

“LEBIH BAIK AMALNYA” artinya ada perbedaan penilaian. Kenapa Pahalanya Berbeda?

Ya berbeda-beda pahala yg Allah berikan kepada hamba-Nya atas amal ibadah yg telah dia lakukan.

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yg bermaksud berbuat kebaikan, kemudian dia mengamalkannya; maka Allah akan mencatatnya di sisi-Nya dgn sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali lipatnya, bahkan sampai jumlah yg banyak sekali.” (Muttafaqun ‘alaih)

Kenapa demikian? Bukankah amalan yg dilakukan sama? Bukankah ibadahnya sama-sama diterima di sisi Allah? Kenapa balasan kebaikannya berbeda?

Sebagai misal, orang yg shalat ashar dgn khusyuk dari takbiratul ihram sampai salam, tentu mendapat pahala yg lebih banyak dari orang yg mengamalkan ibadah serupa, tetapi khusyuknya hanya dua rakaat saja.

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya ada seorang hamba yg selesai dari shalatnya tetapi tidak ditulis pahala (penuh) baginya, kecuali setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya, hingga sepersepuluhnya”. (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Jadi untuk mendapatkan KUALITAS AMALAN yg baik dan mendapat balasan yg besar adalah, IHSAN (merasa dilihat Allah), lalu IKHLAS (untuk Allah Swt) dan ITTIBA (sesuai Sunnah Rasulullah Saw).

 

 

Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply