SIFAT WUDHU NABI SAW – DALIL-DALILNYA

 

SIFAT WUDHU NABI SAW

 

DALIL-DALILNYA

لَّذِينَآمَنُواإِذَاقُمْتُمْإِلَىالصَّلاةِفَاغْسِلُواوُجُوهَكُمْوَأَيْدِيَكُمْإِلَىالمَرَافِقِوَامْسَحُوابِرُءُوسِكُمْوَأَرْجُلَكُمْإِلَىالْكَعْبَيْنِ

“Wahai orang-orang yang beriman jika kalian berdiri untuk (mendirikan) sholat maka BASUHLAH WAJAH-WAJAH kalian dan TANGAN-TANGAN kalian hingga ke siku-siku dan basuhlah KEPALA-KEPALA kalian dan (cucilah) KAKI-KAKI kalian hingga kedua mata kaki”.

(QS. Al-Maidah : 6)

 

1. Berniat
Dari Umar ra, Rasulullah Saw bersabda ; “Sesungguhnya amalan-amalan itu tergantung niatnya”.(Mutafaqun alaih).

Dan niat letaknya dalam hati dan tidak dilafadzkan dgn lisan, karena tidak ada satupun dalil yg menunjukkan Rasulullah saw melafadzkan niat dgn lisannya.

Tasmiyah (membaca bismillah)
Beliau saw memerintahkan membaca bismillah saat memulai wudhu’. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: ”…dan tidak sah wudhu seseorang yg tidak menyebut nama Allah (yakni bismillah)”. (HR. Ahmad, Abu)

2. Membasuh wajah
Berdasarkan firman Allah Swt :

إِذَاقُمْتُمْإِلَىالصَّلاةِفَاغْسِلُواوُجُوهَكُمْ

” Jika kalian berdiri untuk (mendirikan) sholat maka cucilah wajah-wajah kalian”. (QS. Al-Maidah : 6)

3. Berkumur-kumur
Dan termasuk dari membasuh wajah adalah berkumur-kumur , memasukkan air ke dalam hidung (Istinsyaq) dan menghembuskannya keluar dari hidung (Istinsyar).

Dan ini dilakukan sebelum membasuh permukaan wajah.

Dalilnya :
Abu Hurairah ra : “Barangsiapa yang berwudhu hendaklah dia beristinsyaq”. (HR. Muslim)

Laqith bin Sobroh ra, bahwasanya Nabi Saw bersabda : “Jika engkau berwudhu maka berkumur kumurlah“. (HR. Abu Dawud)

4. Membasuh kedua tangan hingga siku.
Berdasarkan firman Allah :

وَأَيْدِيَكُمْإِلَىالمَرَافِقِ

“(Dan basuhlah) tangan-tangan kalian hingga ke siku-siku”. (QS. Al-Maidah : 6)

5. Mengusap seluruh permukaan kepala.
Mengusap seluruh permukaan kepala dgn sisa air yg ada di tangan setelah selesai membasuh tangan tanpa mengambil cidukan air yg baru.

Dalilnya firman Allah swt :
وَامْسَحُوابِرُءُوسِكُمْ
“Dan usaplah kepala-kepala kalian”. (QS. Al-Maidah : 6)

Dan termasuk dari mengusap kepala adalah membasuh kedua telinga.
Dalilnya adalah hadits Ibnu Abbas ra :
“Sesungguhnya Nabi Saw mengusap kepalanya dan kedua telinganya baik bagian luar maupun yg bagian dalam” (HR. Tirmidzi, Irwa’ul Ghalil 90)

6. Membasuh kedua kaki hingga kedua mata kaki.
Dalilnya firman Allah swt :
وَأَرْجُلَكُمْإِلَىالْكَعْبَيْنِ
“dan (basuhlah) kaki-kaki kalian hingga kedua mata kaki“. (QS. Al-Maidah : 6)

7. Berdo’a.
Membaca do’a yg diajarkan Nabi saw, ‘Umar ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
”Tidaklah salah seorang diantara kalian yg berwudhu lalu menyempurnakannya kemudian berdoa :
أَشْهَدُأَنْلاَإِلَـهَإِلاَّاللهُوَحْدَهُلاَشَرِيْكَلَهُوَأَشْهَدُأَنَّمُحَمَّدًاعَبْدُهُوَرَسُوْلُهُ
“Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah, dan tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi, bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya” kecuali akan dibukakan baginya delapan pintu syurga, dia memasukinya sesuai yg dikehendakinya”. (HR. Muslim no.234)

Semoga tulisan ini menjadi risalah dalam berwudhu’ yg benar serta merupakan pedoman kita sehari-hari.

 

RINGKASANNYA :
1. Berniat
Membaca Bismillah
2. Berkumur-kumur (3x)
3. Memasukkan air ke dalam hidung (Istinsyaq) dan menghembuskannya keluar dari hidung (Istinsyar). (3 x).
3. Mengusap wajah (3 x).
4. Mencuci tangan sampai siku (3x).
5. Mengusap kepala dari atas ke tengkuk, lalu sambung mengusap telinga dgn cara jempol mengusap belakang telinga dan telunjuk mengusap dalam telinga. (1 x).
6. Mencuci kaki hingga mata kaki (3x).
7. Berdoa Syahadat

 

 

Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply