Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Fadhlul Islām Bab 08: Wajibnya Masuk Ke Dalam Islam Secara Total Dan Meninggalkan Selainnya – Halaqah 63 | Penjelasan Umum Bab Bag 02

Halaqah 63 | Penjelasan Umum Bab Bag 02

Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن وله

Halaqah yang ke-63 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Fadhlul Islām yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahāb rahimahullāh.

Yang dimaksud dengan bid’ah sebagaimana diterangkan oleh al Imam Asy Syatibi rahimahullah didalam beliau (al Itishob), beliau menyebutkan bahwasanya yang dimaksud dengan bidah adalah:

عبارة عن طريقة في الدين مخترعة تضاهي الشرعية يقصد بالسلوك عليها المبالغة في التعبد لله سبحانه الله و تعالى

Yang dimaksud dengan Bidah adalah sebuah jalan / cara didalam agama,

Ucapan beliau _didalam agama_ keluar darinya jalan didalam urusan dunia. Masalah Dunia, Listrik microphon, internet dll, ini bukan pembahasan kita.

طريقة في الدين

Sebuah jalan didalam agama/ibadah – مخترعة – dan dia Adalah sesuatu yang baru tidak pernah diajarkan oleh agama Islām yang Murni, tidak ada dalilnya didalam al Quran, tidak ada dalilnya didalani as Sunnah – تضاهي الشرعية – dan dia menyerupai sesuatu masyruk sesuatu yang disyariatkan sehingga orang yang jahil karena dia menyerupai syariatkan menyangka bahwasanya itu adalah bagian dari agama.

Contoh, di dalam agama kita ada disyariatkan seseorang untuk memperbanyak dzikir kemudian ada orang yang membuat tata cara beribadah yang secara dhohir seakan² dia adalah sesuatu yang disyariatkan, kita baca لا إله إلا الله misalnya 1000 kali.

Hampir mirip dengan syariat, dari lafadznya kemudian disana juga disebutkan ketentuan jumlahnya, karena terkadang didalam hadits Nabi ﷺ menyebutkan jumlah, membaca tasbih 33X Tahmid 33X , takbir 33X (setelah shalat) disebutkan disana jumlah, ada sebagian orang mendatangkan lafadznya kemudian mendatangkan jumlahnya tapi dia ganti bilangan, diganti waktunya, kalau tadi setelah shalat dia tambah dengan membaca-لا إله إلا الله

1000X setelah pertengahan malam, orang jahil mendengar seperti itu dia menyangka ini bagian dari syariat karena mirip lafadznya, kemudian disitu disebutkan tentang jumlahnya.

تضاهي الشرعية

Dia serupa / mirip dengan syariat tetapi tidak memiliki dalil yang shahih didalam agama ini.

يقصد بالسلوك عليها المبالغة في التعبد لله سبحانه الله و تعالى

Dimaksudkan menempuh jalan ini yaitu menempuh Toriqoh / cara ini tujuannya adalah untuk – المبالغة – berlebih²an didalam beribadah kepada Allāh, ingin lebih & ingin ghuluw didalam beribadah kepada Allāh.

Jadi tujuan dibuatnya jalan yang baru ini adalah ingin tambah didalam beribadah kepada Allāh.

Itu adalah pengertian bidah secara syariat adapun secara bahasa jelaa bahwasanya bidah ini adalah sesuatu yang baru, segala sesuatu yang baru dinamakan dengan bidah, maka Listrik bidah menurut bahasa, internet bidah menurut bahasa, adapun secara syariat maka hanya berkaitan dengan agama berkaitan dengan ibadah, ditempuh jalan tadi dengan tujuan untuk beribadah kepada Allāh subhanahua wa Taalā, itu adalah pengertian bidah secara syariat.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqoh kali ini semoga bermanfaat dan sampai bertemu kembali pada halaqoh selanjutnya

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاتهPost