Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Fadhlul Islām Bab 8 WAJIBNYA MASUK KE DALAM ISLAM SECARA TOTAL DAN MENINGGALKAN SELAINNYA- Halaqah 64 | Penjelasan Umum Bab Bag 03

Halaqah 64 | Penjelasan Umum Bab Bag 03

Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A حفظه لله تعالى

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن وله

Halaqah yang ke-64 dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Fadhlul Islām yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahāb rahimahullāh.

أشد من الكبائر

Dia lebih dahsyat/ besar dosanya daripada dosa² besar.

Al Kabair jama’ dari kadziroh, yang dimaksud adalah dosa² yang besar, terkadang maknanya adalah makna yang umum masuk masuk seluruhnya seluruh dosa² yang besar baik dosa² yang tidak mengeluarkan seseorang dari agama Islām maupun dosa² yang sampai mengeluarkan seseorang dari agama Islām, terkadang makna kabair adalah sesuatu yang umum seluruh dosa besar baik yang tidak mengeluarkan maupun mengeluarkan dari agama Islām.

Dari sisi ini berarti syirik termasuk Kabair, ini kabair secara makna yang umum, bid’ah termasuk dosa besar Rasulullah ﷺ bersabda

ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم الْكَبَائِرَ، أَوْ سُئِلَ عَنِ الْكَبَائِرِ

Nabi ﷺ ditanya tentang dosa besar, kemudian beliau menyebutkan

فَقَالَ ‏”‏ الشِّرْكُ بِاللَّهِ، وَقَتْلُ النَّفْسِ، وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ

_syirik kepada Allāh, membunuh jiwa & juga durhaka kepada kedua orangtua

Al Kabair disini makna yang umum, buktinya disebutkan disini – الشِّرْكُ بِاللَّهِ – berarti disini disebutkan didalam hadits ini adalah kabair dengan makna yang umum masuk didalamnya kesyirikan.

Ada makna Kabair yang lebih khusus yaitu dosa² besar dibawah kesyirikan & juga bidah, seluruh dosa besar dibawah bidah & kesyirikan ini dinamakan dengan al Kabair. Urutannya yang tertinggi adalah syirik kemudian yg kedua adalah bidah kemudian yang ketiga adalah kabair, yang paling besar dosanya adalah syirik kemudian urutan yang kedua adalah bidah kemudian yang ketiga adalah Kabair. Kabair didoni adalah makna khusus yaitu seluruh dosa besar dibawah syirik & dibawah bidah itu dinamakan dengan kabair.

Oleh karena itu jangan ada yang mengatakan syirik itu dosa besar, yang kita pakai ini adalah kabair makna yang khusus yaitu dosa² besar dibawah syirik & juga bidah, adapun yang ada dalam hadits tadi maka itu adalah kabair dengan makna yang umum masuk didalamnya syirik & juga bidah.

Pengertian kabair adalah seluruh dosa yang diancam yang pertama dengan laknat atau diancam dengan Neraka, disebutkan ancaman neraka secara khusus atau hukuman didunia contoh laknat misalnya meratap ada ancaman laknat disana, atau menyerupai lawan jenis seorang wanita yang berdandan seperti laki² atau sebaliknya, ancaman dengan Neraka seperti Isbal, hukuman didunia seperti mencuri dipotong kemudian membunuh tanpa hak, berzina baik yang mukhson ataupun uang bukan kedua²nya mendapatkan hukuman didunia.

Bagaimana para ulama bisa mengarang al Kabair seperti adzahabi adalah dengan Qoidah ini tathabu, istiqro ayat & juga hadits yang isinya adalah tentang ancaman dari sebuah dosa, jika itu disebutkan disana laknat atau hukuman dengan Neraka, hukuman didunia maka ini termasuk dosa besar, manakah yang lebih besar dosanya bidah atau al Kabair inilah yang ingin beliau sebutkan disini.

Akibat seseorang tidak pasrah didalam masalah tata cara beribadah & dia kelakuan didalam agama maka dia terjerumus kedalam sebuah dosa yang besar bahkan dia lebih besar daripada dosa² besar, kita tau bahwasanya dosa² besar didalamnya ada membunuh ternyata orang yang melakukan bidah lebih besar dosanya daripada orang yang berzina & kita tau bagaimana hukuman zina & bagaimana besar dosanya sampai orang yang mukhson Kalau dia berzina maka dia dihalalkan darahnya di rajam sampai dia meninggal dunia adapun orang yang belum pernah menikah yang syari maka dia dicambuk kemudian dia di asingkan selama 1 tahun.

Kalau berzinanya 2 kali mana yang lebih besar dosa bidahnya atau zinahnya? Tetap bidah. Kalau berzinanya 3 kali tetap bidah lebih besar, seandainya dia berzina 10 kali maka tetap besar dosa bidah ini menunjukan tentang bahayanya melakukan bidah bahayanya tidak kaafah didalam Islām, tidak pasrah didalam masalah tata cara ibadah sampai dosa tersebut lebih besar daripada dosa kabair membunuh kalau kabair itu sudah menghancurkan seseorang mengurangi keimanannya & bisa menghancurkan kehidupan seseorang lalu bagaimana dengan bidah yang dia dosa nya lebih besar daripada dosa² besar tadi.

Tentunya ini adalah menunjukan tentang betapa bahayanya bidah betapa bahayanya orang yang tidak pasrah didalam masalah tata cara Ibadah.

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqoh kali ini semoga bermanfaat dan sampai bertemu kembali pada halaqoh selanjutnya

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته