SUJUD TILAWAH dan SUJUD SYUKUR 〜✽〜

Tilawah artinya bacaan

jadi sujud tilawah adalah sujud bacaan. Apabila kita membaca sampai ayat tsb, kita disunnahkan bersujud, ayatnya disebut ayat sajdah dan hukumnya sunnah.

 

Menurut Imam Ahmad, ayat sajdah dalam Al-Quran itu ada 15, yaitu:

Akhir surah Al-A’raaf; Ar-Ra’d 15; An-Nahl 49; Al-Israa 109; Maryam 58; Al-Hajj 18; Al-Hajj 77; Al-Furqan 60; An-Naml 26; As-Sajdah 15; Shaad 24; Fus-Shilat 3; An-Najm 62; Al-Insyiqaaq 21; Al-‘Alaq 19

Caranya: Apabila saat membaca Al-Quran sampai pada ayat sajdah tersebut, takbirlah dan bersujudlah dengan khusuk sebanyak satu kali.

Kalau berada dalam salat, bertakbir langsung sujud tilawah, setelah itu kembalilah ke posisi semula (kembali berdiri meneruskan bacaan atau jika ayat tsb merupakan akhir bacaan-terus rukuk).

 

Adapun bacaan ketika sujud tilawah :
سَجَدَ وَجْهِيْ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعُهُ وَبََصَرُهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wasawwa shaf’ahu wasarahu waquwwatihi

“Wajahku bersujud kepada yang menciptakannya, membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya.”

Ada dua hadits yang meriwayatkan bacaan tsb, tapi keduanya adalah hadits DHAIF (lemah) sehingga tidak bisa diamalkan yaitu hadits Tirmidzi dari Aisyah dan Baihaqi dari Ibnu Abbas.

Jadi bacaan sujud tilawah itu adalah sama dengan bacaan sujud yang biasa kita lakukan atau sama dengan bacaan sujud sahwi.

 

SUJUD SYUKUR

~Sujud syukur yang kita lakukan karena kita menerima kenikmatan atau mendengar berita yang menggembirakan.
~Abu Bakrah r.a, “Bahwa Nabi kita Saw. jika kedatangan berita gembira selalu bersujud kepada Allah.” ~ (HR.Bukhari, Muslim)

Sujud dilakukan langsung pada saat mendapatkan kenikmatan, tanpa berwudhu, tanpa takbir dan tidak mesti menghadap kiblat, bacaannya tidak ditentukan.

 

———————————————————————————————

(copas dari KTQS)

Leave a Reply