Tag Archives: adab-adab bertamu

ADAB ADAB BERTAMU

KTQS # 554

ADAB ADAB BERTAMU

✔ CARA BERTAMU

1. Dari Rib’i bin Hirasy : “Kami diberitahu oleh seorang lelaki dari kabilah Bani ‘Amir bahwasanya ia meminta izin. kepada Nabi saw dan beliau sedang ada dalam rumah.

Kemudian orang itu berkata:  “Apakah saya boleh masuk?”

Rasulullah saw bersabda kepada pelayannya: “Keluarlah menemui orang ini dan ajarkanlah cara meminta izin padanya. Katakanlah padanya supaya ia mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum, apakah saya boleh masuk?”

Orang itu mendengar keterangan beliau saw lalu mengucapkan: Assalamu ‘alaikum, apakah saya boleh masuk?” Nabi saw lalu memberikan izin kepada orang tadi dan iapun masuk”.

(HR. Abu Dawud)

2. Dari Kildah bin al-Hanbal ra : “Saya mendatangi Nabi saw lalu saya masuk padanya dan saya tidak mengucapkan salam, lalu Nabi saw bersabda: “Kembalilah dan ucapkanlah: Assalamu ‘alaikum. Apakah saya boleh masuk?”. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Ucapkan salam dan ketuklah pintu sebelum masuk.

✔ IZIN TIGA KALI
Dari Abu Musa ra, Rasulullah saw bersabda: “Meminta izin itu sebanyak tiga kali saja. Maka jikalau diizinkan untukmu maka masuklah dan jikalau tidak sampai tiga kali tetapi tidak ada jawaban, maka kembalilah”. (Muttafaq ‘alaih)

Maksudnya adalah kembali pulang dan tidak memaksakan terus untuk mengetuk, cukup tiga kali saja.

✔ DILARANG MENGINTIP
Dari Sahl bin Sa’ad ra, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya meminta izin itu diadakan peraturannya karena adanya penglihatan (mengintip)”. (Muttafaq ‘alaih)
Maksudnya bahwa melihat keadaan seseorang dari celah-celah pintu atau dinding dan sebagainya kedalam rumah itu dilarang.
Oleh karena itu hendaklah meminta izin saja, jikalau hendak masuk rumah seseorang yaitu dengan mengetuk pintu, menekan bel dan lain-lain maksimal 3 x, bukan dengan cara mengintip dijendela, pintu, dan lain-lain.

✔ MENGHANTAR TAMU

Termasuk sunnah bila kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu. (HR. Baihaqi)
Salam!

Copas dari KTQS

ADAB-ADAB BERTAMU

✔ CARA BERTAMU

1. Dari Rib’i bin Hirasy : “Kami diberitahu oleh seorang lelaki dari kabilah Bani ‘Amir bahwasanya ia meminta izin kepada Nabi saw dan beliau sedang ada dalam rumah.

Kemudian orang itu berkata: “Apakah saya boleh masuk?”

Rasulullah saw bersabda kepada pelayannya:

“Keluarlah menemui orang ini dan ajarkanlah cara meminta izin padanya. Katakanlah padanya supaya ia mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum, apakah saya boleh masuk?”

Orang itu mendengar keterangan beliau saw lalu mengucapkan: Assalamu ‘alaikum, apakah saya boleh masuk?” Nabi saw lalu memberikan izin kepada orang tadi dan iapun masuk”.

(HR. Abu Dawud)

2. Dari Kildah bin al-Hanbal ra : “Saya mendatangi Nabi saw lalu saya masuk padanya dan saya tidak mengucapkan salam, lalu Nabi saw bersabda:

“Kembalilah dan ucapkanlah: Assalamu ‘alaikum. Apakah saya boleh masuk?”.

(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Ucapkan salam dan ketuklah pintu sebelum masuk.

 

✔ IZIN TIGA KALI

Dari Abu Musa ra, Rasulullah saw bersabda:

“Meminta izin itu sebanyak tiga kali saja. Maka jikalau diizinkan untukmu maka masuklah dan jikalau tidak sampai tiga kali tetapi tidak ada jawaban, maka kembalilah”.

(Muttafaq ‘alaih)

Maksudnya adalah kembali pulang dan tidak memaksakan terus untuk mengetuk, cukup tiga kali saja.

 

✔ DILARANG MENGINTIP

Dari Sahl bin Sa’ad ra, Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya meminta izin itu diadakan peraturannya karena adanya penglihatan (mengintip)”.

(Muttafaq ‘alaih)

Maksudnya bahwa melihat keadaan seseorang dari celah-celah pintu atau dinding dan sebagainya kedalam rumah itu dilarang.

Oleh karena itu hendaklah meminta izin saja, jikalau hendak masuk rumah seseorang yaitu dengan mengetuk pintu, menekan bel dan lain-lain maksimal 3 x, bukan dengan cara mengintip dijendela, pintu, dan lain-lain.

✔ MENGHANTAR TAMU

Termasuk sunnah bila kamu menghantar pulang tamu sampai ke pintu rumahmu.

(HR. Baihaqi)

 

Salam !
copas dari KTQS Daarul Arqom Al Fikri-Bandung