Tag Archives: ADAB MENCARI ILMU

ADAB MENCARI ILMU

 

Bismillahirrahmaanirrahim

Para pembaca yang budiman, menuntut ilmu agama adalah sebuah tugas yang sangat mulia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki baik oleh Allah maka Allah akan pahamkan dia dalam hal agamanya.” (HR. Bukhari)

Oleh sebab itu sudah semestinya kita berupaya sebaik-baiknya dalam menimba ilmu yang mulia ini. Untuk bisa meraih apa yang kita idam-idamkan ini tentunya ada adab-adab yang harus diperhatikan agar ilmu yang kita peroleh membuahkan barakah, menebarkan rahmah dan bukannya malah menebarkan fitnah atau justru menyulut api hizbiyah (kefanatikan).

Berikut diantara adab-adab yang selayaknya diperhatikan ketika seseorang menuntut ilmu syar’i,

  • Menyucikan hati dari segala pelanggaran-pelanggaran yang dimurkai Allah. Menjauhkan diri dari dosa dan maksiat dengan bertaqwa kepada Allah Ta’ala.
  • Tanggalkan kebanggaan nasab, kedudukan, dan harta yang ia miliki.
  • Mengikhlaskan niat dalam menuntut ilmu karena Allah semata.
  • Mengambil faedah (manfaat) dari ilmu tersebut
  • Bertujuan untuk Mengangkat Kebodohan Diri Sendiri dan Orang Lain
  • Bermaksud Membela Syariat
  • Berlapang Dada Dalam Masalah Khilaf. Hendaknya dia berlapang dada ketika menghadapi masalah-masalah khilaf yang bersumber dari hasil ijtihad.
  • Bersikap Bijaksana (Hikmah). Berbicara dengan setiap orang sesuai dengan keadaannya. Apabila kita tempuh cara ini niscaya akan tercapai kebaikan yang banyak.
  • Penuntut Ilmu Harus Bersabar Dalam Menuntut Ilmu. Tidak cepat jemu karena apabila seseorang telah merasa jemu maka dia akan putus asa dan meninggalkan belajar
  • Menghormati Ulama dan Memposisikan Mereka Sesuai Kedudukannya.
  • Berpegang Teguh Dengan Al Qur’an dan As Sunnah
  • Meneliti Kebenaran Berita ( tatsabbut ) yang Tersebar dan Bersikap Sabar
  • Rajin berdoa kepada Allah Ta’ala, memohon ilmu yang bermanfaat
  • Bersemangat & bersungguh-sungguh dalam belajar dan selalu merasa haus ilmu
  • Bersegera datang ke majelis ilmu
  • Berusaha mendapatkan pelajaran yang tertinggal dari majelis ilmu yang tidak dihadirinya
  • Tidak boleh sombong dan tidak boleh malu dalam menuntut ilmu
  • Mendengarkan baik-baik pelajaran yang disampaikan ustadz, syaikh atau guru
  • Jangan memotong pembicaraan guru/penceramah
  • Diam & tenang ketika pelajaran disampaikan
  • Berusaha memahami ilmu syar’i yang disampaikan
  • Menghafalkan ilmu syar’i yang disampaikan
  • Mengikat ilmu atau pelajaran dengan menuliskannya / mencatatnya.
  • Mengamalkan ilmu syar’i yang telah dipelajari.   Yaitu hendaknya penuntut ilmu mengamalkan ilmu yang dimilikinya, baik itu akidah, ibadah, akhlaq, adab, maupun muamalah.
  • Berusaha mendakwahkan ilmu di jalan Allah pada setiap kesempatan.
  • Mengambil atau mencontoh akhlaq dan budi pekerti guru
  • Bersikap sederhana dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Seorang ulama bernama Sahnun berkata: “Ilmu tidak akan diperoleh bagi orang yang makan hingga kekenyangan.”
  • Beradab dalam bertanya. Yaitu :
    • Bertanya perkara yang tidak diketahui dan tidak bermaksud menguji
    • Tidak boleh bertanya sesuatu yang tidak dibutuhkan yang jawabannya menyusahkan kaum muslimin
    • Diperbolehkan bertanya tentang penjelasan seorang alim yang belum jelas
    • Diperbolehkan bertanya kepada seorang alim tentang dalil dan alasan pendapatnya
    • Jangan bertanya sesuatu yang sudah diketahuinya dengan tujuan menunjukan kehebatan dirinya dan melecehkan orang lain

 

Referensi :

Adab & Akhlak Penuntut Ilmu karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Thiibul Kalim al-Muntaqa Min Kitaab al-‘Ilm Li Ibni Utsaimin karya Abu Juwairiyah oleh Abu Mushlih Ari Wahyudi

disusun kembali oleh Abi Anriq

 

akhlak-adab-menuntut-ilmu