Tag Archives: Allah Has a Better Plan !

Allah Has A Better Plan 6

Allah Has A Better Plan 6

 

TAQWA

“Taqwa” adalah isim dari kata “Ittiqa” yang asal katanya adalah “Waqa, Yaqi, Wiqayah” artinya: Terpelihara dan terlindung dari penyakit.

Suatu ketika Umar bin Khattab bertanya kepada Ubai bin Ka’ab tentang Taqwa . Ubai balik bertanya : ”Apakah anda pernah melewati jalan yang banyak durinya?”.  “Pernah”, Jawab Umar.  Ubai bertanya kembali : ”Bagaimana ketika anda melewatinya?”.  Umar menjawab : ”Saya bersungguh- sungguh serta berhati-hati sekali supaya tidak kena duri”.  Ubai akhirnya mengatakan : ”Itulah arti Taqwa yg sebenar- benarnya”.

Orang yg bertaqwa adalah orang yg sungguh-sungguh untuk menjauhi segala larangan Allah dan berhati-hati sekali supaya tidak terjerumus ke dalam kesesatan.

Sebagian ulama mendefinisikan “Taqwa” sebagai “Makhafatullahi Wal ‘Amalu Bi Tha’atihi”; artinya: “Rasa takut kepada Allah, dan melaksanakan ketaatan kepada-Nya”. Karena hanya dgn hati yg takut dan diri yg tunduk kepada Allah, manusia bisa menjalankan segala perintah Allah serta menjauhi larangan Allah.

Orang bertaqwa atau beriman tidak steril dari kesalahan atau dosa. Hanya saja, perbedaan antara orang yg bertaqwa dan orang yg tidak bertaqwa dalam hal kesalahan (dosa), terletak pada cara menyikapinya.

Orang yg bertaqwa akan menyesal bila melakukan kesalahan, dan segera sadar lalu beristighfar minta ampun kepada Allah serta bertaubat (kembali) ke jalan yg lurus.

Sedangkan orang yg tidak bertaqwa, tidak pernah merasa menyesal terhadap semua dosa atau kesalahan yg ia perbuat, malah bangga & diperlihatkannya didepan orang2.

Jadi, orang bertaqwa atau beriman tidak luput dari dosa dan kesalahan, namun selalu terus bertaubat dan memperbaiki diri.

Serta orang yg bertaqwa pasti ahli sedekah dan kalau bukan ahli sedekah sudah dipastikan bukan orang yg bertaqwa.

Salam !

copas dari KTQS

Allah Has A Better Plan 5

Allah Has A Better Plan 5

BERBEKALLAH !

Jika kita semua telah yakin bahwa setiap org pasti menghadapi kematian yg akan memutuskan dan menghancurkan segala kenikmatan dan kelezatan di dunia yg fana ini, maka sdh seharusnya kita bersungguh2 mempersiapkan diri dengan sebaik2 bekal utk perjalanan kita menuju alam akhirat yang sangat jauh nan abadi. Dan bekal yang terbaik itu adalah bekal TAQWA.

Allah swt berfirman:
(Wa Tazawwaduu Fa inna Khoiro az-Zaadi At-Taqwaa)

Artinya: “Dan persiapkanlah bekal kalian, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah ketakwaan”. (Al-Baqarah 197)

“TAQWA ialah kau merasa takut kepada Allah yg Maha Agung, mengamalkan syari’at yg Allah turunkan, dan mempersiapkan diri utk hari perjalanan (menuju alam akhirat)”.

“Sesungguhnya orang-orang yg berbakti itu dalam syurga Na’im -penuh kenikmatan- dan sesungguhnya orang-orang yg menyeleweng itu dalam neraka Jahim -penuh kenistaan-“. (al-Infithar: 13-14)

“Maka barangsiapa yg berat timbangan amal kebaikannya, maka ia adalah dalam kehidupan yang menyenangkan (Surga). Tetapi barangsiapa yg ringan timbangan amal kebaikannya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah”. (al-Qari’ah: 6-9)

Sudahkah ber-amal Multi Level Pahala hari ini ?

Salam !

copas dari KTQS

Allah Has A Better Plan 4

KTQS # 1003

Allah Has A Better Plan 4

MIMPI & KENYATAAN

Saat kita bermimpi, kita merasa itu sangat nyata, sampai kita terbangun, kita baru sadar itu mimpi.

Percayakah jika sekarang ini kita sedang bermimpi, dan baru sadar setelah tubuh terbujur kaku di alam kubur?

Lalu bertanya-tanya, “Mana suamiku? Mana istriku? Mana anak-anakku? Mana rumahku? Mana Mercedes Benzku? Mana I-Phone 6 ku? Oh ternyata cuma mimpi !” lirih Mayit.

Lalu tak lama kemudian, datanglah Malaikat Munkar dan Nakir…

Abdullah bin Mas’ud ra berkata: “Tiada seorangpun diantara kita melainkan ia hanyalah seorang tamu (di dunia). Demikian pula harta benda yg dimilikinya hanyalah sebuah pinjaman (dari Allah). Sedangkan yg namanya TAMU itu sudah pasti akan PERGI (yakni meninggal dunia), dan (harta) pinjaman itu pasti akan dikembalikan kepada sang Pemiliknya”. (Lihat Hilyatu Al-Uliyaa’, karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/134).

Rasulullah saw telah bersabda: “Kuburan adalah tempat pertama dari tempat tempat akhirat, jika seseorang selamat darinya maka apa yang ada setelahnya adalah lebih ringan darinya, dan jika tidak selamat darinya maka apa yang ada setelahnya adalah lebih berat darinya”…

Lalu Utsman berkata; “Dan Rasulullah saw bersabda: “Demi Allah, aku tidak melihat tempat yang lebih mengerikan sama sekali kecuali kuburan adalah tempat yang paling mengerikan”. (HR Ahmad)

MARI TINGKATKAN AMAL IBADAH KITA AGAR BISA MENJAWAB TENTANG APA SAJA YANG SUDAH KITA LAKUKAN UNTUK ALLAH, RASULULLAH dan UMMAT.

APAKAH AMAL KITA HANYA UNTUK DIRI KITA SENDIRI (Amal yg berhenti saat kita mati) atau ADAKAH AMAL UNTUK ORANG LAIN (Amal yg terus mengalir sampai kiamat, Multi Level Pahala?, Juga sudahkah kita mendukung dakwah dan menolong agama Allah?

Karena amal untuk orang lain, mendukung dakwah dan menolong agama Allah lah (Amal yg terus mengalir sampai kiamat, Multi Level Pahala) yg akan lebih lama menemani kita di alam kubur kelak.

Sudahkah ber-amal Multi Level Pahala hari ini ?

Salam !

copas dari KTQS

Allah Has A Better Plan 3

 

Allah Has A Better Plan 3

 

MLP (Multi Level Pahala)

Rasulullah SAW menjelaskan, “Jika anak Adam meninggal, amalnya terputus, kecuali tiga perkara: sedekah jariyah (wakaf, infaq), ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya”. (HR Muslim)

Hadis di atas dengan jelas menginformasikan kepada kita bahwa walaupun kita sudah meninggal dunia dan amal perbuatan kita sudah terputus, kesempatan untuk mendapatkan pahala tetap terbuka bagi kita sampai kiamat tiba, jika kita mengamalkan tiga perkara tsb diatas.

Jika kiamat kelak terjadi satu juta tahun yg akan datang, maka tahun 1.002.015 akan hancur dunia ini dan kita berada di alam kubur selama satu juta tahun!

Bagaimana jika dua atau tiga juta tahun? Tak terbayangkan sesaknya saat itu kelak!

 

Sangat mengerikan !

Dan bayangkan jika kita tidak mempunyai amal Multi Level Pahala, cukupkah amal kita selagi hidup menemani kita dialam kubur? Tentu tidak!

Pahala shalat, shaum, haji, umrah, dll akan berhenti saat kita mati. Sebanyak apapun yg kita lakukan, amal itu akan ikut mati pula. Namun ketiga amal dalam hadits tsb akan terus mengalir sampai kiamat tiba.

Semakin banyak melakukan sedekah jariyah atau wakaf, semakin banyak pahala yang akan didapatkan di akhirat kelak. Pahala tersebut tidak akan terputus.

Marilah kita perbanyak Sedekah atau wakaf, sebelum terjadi penyesalan tiada akhir kelak di alam kubur dan di alam neraka.

Na’udzubillah tsumma na’udzubillah.

Berbagilah…

Salam !

copas dari KTQS

Allah Has A Better Plan 2

KTQS # 1001

Allah Has A Better Plan 2

WAKTU KITA

1. Semalam – Sudah menjadi sejarah
2. Hari Ini – Apa yang sedang kita lakukan
3. Esok – Hari yang belum pasti

Hisablah hari ke 1 semoga hari yang ke 2 kita lebih baik dari hari yang ke 1. Jangan mengharap hari yang ke 3 kerana mungkin ajal kita ada pada hari yang ke 2. Jangan menunda amal !

HIDUP KITA CUMA DALAM 2 NAFAS :

1. Nafas Naik
2. Nafas Turun

Hargailah Nafas yang naik karena udara yang dihirup adalah pemberian Allah secara gratis dan carilah keridhaanNya dalam menggunakannya.

Bertaubatlah dalam Nafas yang kedua karena mungkin itu nafas yang terakhir keluar dari tubuh bersama nyawa dan ruh untuk meninggalkan dunia yang fana ini. Karena belum tentu kita bisa bernafas lagi. Berfikirlah !

HIDUP KITA CUMA ADA 2 PILIHAN :

1. Hidup dalam keridhaan Allah
2. Hidup dalam kemurkaan Allah
Hidup dgn Ridha Allah akan tenang dan pasti masuk surga. Hidup dgn Murka Allah akan gelisah dan pasti masuk neraka.

HIDUP KITA YANG ABADI CUMA ADA 2 TEMPAT :

1. Kekal didalam neraka
2. Kekal didalam syurga

Ada kehidupan setelah kematian. Bagi orang yg beriman membekali dirinya dgn amal sholeh, bagi orang yang kufur membekalinya dgn amal toleh. Bekal itulah yg akan mengekalkannya di surga atau di neraka.

Pilih yg mana?

Salam !

Allah Has a Better Plan (1)

 

Allah Has a Better Plan

 

Ingin berbahagia dunia dan akhirat? Itulah… “Bagi siapa (saja) diantara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus”.

(QS. At Takwir : 28).

“Di antara kamu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada orang yang menghendaki akhirat”.

( QS. Ali Imran : 152)

“Sesungguhnya kampung Akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertaqwa”.

(QS. An Nahl : 30)

“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Allah akan menolongmu & meneguhkan kedudukanmu”.

(QS. Muhammad : 7)

Allah has a better plan !

Percayalah…

 

WAKTU KITA

1. Semalam – Sudah menjadi sejarah
2. Hari Ini – Apa yang sedang kita lakukan
3. Esok – Hari yang belum pasti

Hisablah hari ke 1 semoga hari yang ke 2 kita lebih baik dari hari yang ke 1. Jangan mengharap hari yang ke 3 kerana mungkin ajal kita ada pada hari yang ke 2. Jangan menunda amal !

HIDUP KITA CUMA DALAM 2 NAFAS :

1. Nafas Naik
2. Nafas Turun

Hargailah Nafas yang naik karena udara yang dihirup adalah pemberian Allah secara gratis dan carilah keridhaanNya dalam menggunakannya.

Bertaubatlah dalam Nafas yang kedua karena mungkin itu nafas yang terakhir keluar dari tubuh bersama nyawa dan ruh untuk meninggalkan dunia yang fana ini. Karena belum tentu kita bisa bernafas lagi. Berfikirlah !

HIDUP KITA CUMA ADA 2 PILIHAN :

1. Hidup dalam keridhaan Allah
2. Hidup dalam kemurkaan Allah
Hidup dgn Ridha Allah akan tenang dan pasti masuk surga. Hidup dgn Murka Allah akan gelisah dan pasti masuk neraka.

HIDUP KITA YANG ABADI CUMA ADA 2 TEMPAT :

1. Kekal didalam neraka
2. Kekal didalam syurga

Ada kehidupan setelah kematian. Bagi orang yg beriman membekali dirinya dgn amal sholeh, bagi orang yang kufur membekalinya dgn amal toleh. Bekal itulah yg akan mengekalkannya di surga atau di neraka.

Pilih yg mana?

 

salam!

copas dari KTQS