Tag Archives: manhaj salaf

30 OBAT PENYAKIT HATI YANG KERAS


◾️ 30 OBAT PENYAKIT HATI YANG KERAS ◾️

(01). Lepas Dari Kekufuran, Beriman Kepada Allah Dgn Mentauhidkan-Nya Secara Benar
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya” (QS. At-Taghaabun [64]: 11)

(02). Mengikuti Sunnah (Ajaran Murni) Yang Berasal Dari Nabi ﷺ Dan Para Sahabatnya
“Sesungguhnya Allah itu akan menghalangi setiap pelaku bid’ah untuk bertaubat sampai dia meninggalkan bid’ahnya” (HR. At-Tirmidzi, ath-Thabrani dan al-Baihaqi, hadits dari Anas bin Malik, lihat Shahiihut Targhiib no. 54)

(03). Ikhlas, Tidak Ada Kemunafikan Serta Keragu-raguan Dalam Aqidah Dan Ibadah
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله :
“Fitnah (yaitu kesesatan dan penyimpangan, serta juga sifat-sifat buruk) tidak akan hilang dari hati, kecuali jika agama seorang hamba semuanya hanya untuk Allah ‘Azza wa Jalla (ikhlas)” (Majmuu’ al-Fataawa X/601)

(04). Tidak Lalai, Mendengarkan Nasihat, Kembali Kepada Allah & Negeri Akhirat
“Mereka itulah orang-orang yang hati, pendengaran dan penglihatannya telah dikunci mati oleh Allah, dan mereka itulah orang2 yang lalai” (QS. An-Nahl [16]: 108)

(05). Senantiasa Menuntut Ilmu Syar’i
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Ilmu adalah makanan, minuman & obatnya hati. Karena hidupnya hati itu bergantung kepada ilmu tersebut. Sehingga apabila hati kehilangan Ilmu, maka hati tersebut akan mati” (Miftaah Daaris Sa’aadah I/344)

(06). Senantiasa Menghadiri Majelis IImu
Al-‘Irbaadh bin Saariyah رضي الله عنه :
“Pada suatu hari Rasulullah ﷺ mengerjakan shalat, kemudian menghadap kepada kami dan beliau memberikan nasihat yang sangat menyentuh, yang membuat mata menangis serta hati menjadi takut” (HR. Abu Dawud no. 4607, at-Tirmidzi no. 2676 dan Ibnu Majah no. 43)

(07). Tidak Cinta Dunia Yang Berlebihan
Imam al-Utsaimin رحمه الله berkata :
“Faktor terbanyak yang merusak hati adalah cinta dunia ! Cinta dunia merupakan penyakit dan yang mengherankan ialah kebanyakan dari kita bergantung kepada dunia dalam keadaan yakin bahwasanya dunia hanyalah kesenangan yang menipu. Jika suatu hari seseorang berbahagia, pasti di hari yang lain ia akan ditimpa dengan kesedihan” (Tafsir Surat Al-Hadid I/373)

(08). Meninggalkan Dosa Dan Maksiat
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Perbuatan maksiat dan dosa menyebabkan munculnya kegelisahan serta kegalauan, ketakutan, kesedihan dan kesempitan dada serta berbagai penyakit hati. Maka tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya kecuali istighfar dan taubat” (Zaadul Ma’aad IV/191)

(09). Membaca Sirah Nabi ﷺ Dan Salaf
Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :
“Di antara metode yang paling bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit malas adalah dengan banyak merenungi perjalanan hidup kaum yg telah bersungguh-sungguh (dalam mengamalkan agama seperti Nabi ﷺ & para sahabatnya)” (Ath-Thiibur Ruuhaaniy 59)

(10). Membaca Dan Mentadabburi al-Qur‘an
Al-Hasan al-Bashri رحمه الله berkata :

تفقدوا الحلاوة في ثلاثة اشياء : في الصلاة و في الذكر و في قراءة القران. فان وجدتم و الا فاعلموا ان الباب مغلق

“Carilah kelezatan pada 3 perkara : di dalam shalat, dzikir dan membaca al-Qur’an. Jika engkau mendapatkan (maka itulah kelezatan jiwa yang sebenarnya), namun apabila tidak engkau dapatkan kelezatan dalam 3 perkara tersebut, maka ketahuilah bahwasanya pintu hatimu telah tertutup” (Tahdzib Madarijus Shalihin hal 463)

Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :
“Bacaan al-Qur’an akan bekerja (mengobati) penyakit-penyakit hati sebagaimana madu yang bekerja (mengobati) penyakit-penyakit yang ada pada badan” (At-Tabshirah hal 79)

(11). Memperbanyak Dzikir Dan Istighfar
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Kerasnya hati tidak bisa dicairkan kecuali dgn dzikrullah. Maka sepantasnya seorang hamba senantiasa mengobati hatinya yang keras dgn dzikrullah” (Al-Waabilush Shayyib hal 71)

(12). Bersedekah Kepada Fakir Miskin
(13). Mengusap Kepala Anak Yatim

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه bahwa ada seseorang yang mengeluhkan hatinya yang keras kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau berkata kepadanya : “Apabila engkau ingin melembutkan hatimu, maka berilah makanan kepada orang yang miskin dan usaplah kepala anak yatim” (HR. Ahmad, lihat Shahiihul Jaami’ no. 1410)

(14). Memakan Makanan Yang Halal
Imam Ahmad رحمه الله pernah ditanya oleh seseorang : “Dengan apa hati bisa menjadi lembut ?” Kemudian beliau pun menjawab : “Ya bunayya (wahai anakku) ! Dengan makan makanan yg halal” (Hilyatul Auliyaa’ IX/182)

Imam al-Utsaimin رحمه الله berkata :

ما من إنسان اكتسب مالاً بمحرم إلا ألقى الله في قلبه الشح والحرص على الدنيا، وصار كالذي يأكل ولا يشبع

“Tidaklah seseorang yg telah mendapatkan harta melalui jalan yang haram, kecuali Allah akan menimpakan ke dalam hatinya kekikiran dan rasa tamak terhadap dunia, maka jadilah dirinya seperti orang yang makan dan tidak pernah kenyang” (Al-Liqaa’ Asy-Syahri no. 53)

(15). Makan & Minum Tidak Kekenyangan
Imam asy-Syafi’i رحمه الله berkata :
“Aku tidak pernah kenyang sejak 16 tahun silam kecuali kenyang sekedarnya. Karena kekenyangan telah membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, dan menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah” (Siyar VIII/248)

(16). Tidak Berlebihan Dalam Tidur
(17). Tidak Berlebihan Dalam Bicara
(18). Tidak Berlebihan Dalam Bergaul
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Hati yang keras itu timbul disebabkan oleh 4 perkara, (yaitu) apabila engkau melampaui kadar kebutuhan (pada sisi) makan, tidur, berbicara dan bergaul” (Al-Fawaa-id hal 182)

(19). Menjaga Pandangan Yang Haram
Ibrahim bin Adham رحمه الله berkata :
“Sering melihat perkara yang bathil (haram) akan menghilangkan kemampuan hati untuk mengenali kebenaran” (Hilyatul Auliyaa’ II/8)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه الله :
“Tiga manfaat menundukkan pandangan; manisnya iman & kelezatan iman, menerangi hati serta memiliki firasat, menguatkan hati, mengokohkannya dan menjadikan hati punya keberanian” (Majmuu’ al-Fataawa 15/420)

(20). Tidak Banyak Berangan-Angan
Terlalu banyak berangan-angan mengenai kehidupan dunia dapat melalaikan seorang hamba dari kematian & juga negeri akhirat, serta membuatnya sibuk mengejar pada pencapaian-pencapaian duniawi semata.

Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :

مفسدات القلب خمس : كثرة الخلطة ، والتمني ، والتعلق بغير الله ، والشبع ، والمنام ، فهذه الخمسة من أكبر مفسدات القلب

“Perkara yang dapat merusak hati ada lima :
yaitu banyak bergaul, (panjang) angan-angan, bergantung kpda selain Allah, kekenyangan, dan (banyak) tidur, maka 5 hal ini termasuk perusak hati yang paling besar” (Madaarijus Saalikiin I/452)

(21). Mengingat Pedihnya Adzab Allah
Imam al-Utsaimin رحمه الله berkata :
“Apabila engkau melihat hati tidak tergerak untuk mendapatkan pahala ataupun merasa takut dari siksaan Allah Ta’ala, maka (itulah tanda dari) kerasnya hati” (Syarah Iqtidha’ ash-Shirath al-Mustaqim 154)

(22). Sering Melakukan Shalat Malam
(23). Sering Melakukan Puasa Sunnah
(24). Berteman Dengan Orang2 Shalih
(25). Ibadah Akhir Malam (Waktu Sahur)
Ibrahim al-Khawwash رحمه الله berkata :
“Obat hati ada lima; yaitu membaca al-Qur’an dengan mentadabburi-nya, mengosongkan perut, shalat malam, mendekatkan diri (kpda Allah) di waktu sahur serta duduk2 (bergaul) dengan orang-orang yang shalih” (Dzammul Hawaa I/70 oleh Imam Ibnul Jauzi)

(26). Memperbanyak Ingat Kematian, Alam Kubur Serta Kehidupan Negeri Akhirat
Para ulama رحمهم الله telah berkata :
“Mengingat kematian itu akn mencegah dari maksiat, dan melembutkan hati yang keras, melenyapkan kegirangan terhadap dunia ini, serta akan meringankan musibah-musibah yang menimpanya” (At-Tadzkirah bi-Ahwaalil Mautaa wal Aakhirah hal 133)
Imam Ibnul Jauzi رحمه الله berkata :
“Diriwayatkan bahwa ada seorang lelaki yg mendatangi Ummul Mu’minin Aisyah lalu berkata : “Wahai Ummul Mu’minin, sungguh aku mengidap suatu penyakit, apa engkau memiliki obatnya ?” ‘Aisyah menjawab : “Apa penyakitmu?” Dia pun menjawab : “Kerasnya hati”. Maka Aisyah menjawab : “Sejelek-jelek penyakit adalah penyakitmu, maka obatnya jenguklah orang yang sakit, dan saksikanlah jenazah, dan ingatlah kematian” (Bustaanul Waa-‘izhiin hal 146)

(27). Melihat Keadaan Orang Yang Sedang Sakit, Miskin, Atau Tertimpa Musibah
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Andaikan tidak ada cobaan dan musibah di dunia ini, niscaya manusia akan tertimpa penyakit sombong, bangga dan keras hati. Semua itu akan membawa kebinasaan di dunia dan akhirat. Maka dengan rahmat-Nya yang agung, Allah pun memberikan musibah pada sekali waktu sebagai penjagaan dari penyakit berbahaya ini. Maha Suci Allah dengan segala rahmat-Nya atas ujian dan cobaan ini” (Zaadul Ma’aad IV/179)
Syaikh Shalih al-Fauzan حفظه الله berkata :
“Termasuk sebab agar hati menjadi lembut & mau mengambil pelajaran adalah dengan memikirkan keadaan orang-orang yang sakit, miskin, dan ditimpa musibah” (Al-Khuthabul Mimbariyyah II/76)

(28). Meninggalkan Berbagai Perkara Yang Sia-Sia Dan Tidak Bermanfaat
Malik bin Dinar رحمه الله berkata :
“Apabila engkau merasakan kerasnya hatimu, lemahnya badanmu, & sempitnya rezekimu, maka ketahuilah bahwa itu sebabnya karena engkau telah berbicara dengan hal2 yang tdk bermanfaat bagimu” (Faidhul Qadiir I/369)
Syaikh Shalih Fauzan حفظه الله berkata :
“Termasuk perkara yang akan mengeraskan hati yaitu dengan banyak bercanda, tertawa, terlalu gembira dan juga banyak main main. Maka wajiblah atas seorang muslim untuk mewaspadai perkara-perkara ini” (Al-Khuthab al-Mimbariyyah II/78)

(29). Sering Berdoa Agar Memiliki Hati Yang Lembut Dan Terhindar Dari Hati Yang Keras
“Ya Allah, karuniakan pada jiwaku ketakwaan dan sucikanlah ia, sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik yang mensucikannya, Engkau adalah pelindung serta penolongnya” (HR. Muslim no. 2722, hadits dari Zaid bin Arqam)

(30). Berusaha Keras Untuk Memperkuat Kesabaran Dalam Menjaga Hati Dan Diri
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :
“Kebanyakan penyakit badan dan hati muncul dari tidak adanya kesabaran. Tidak ada yang mampu menjaga HATI, BADAN serta RUH sebagaimana penjagaan yang dilakukan dengan kesabaran” (Zaadul Ma’aad IV/306)

✍️ Ustadz Najmi Umar Bakkar
https://telegram.me/najmiumar
Instagram : @najmiumar_official
Youtube : najmi umar official