Tag Archives: Pakaian dan Aurat

Bedah Al Quran 34 : Pakaian dan Aurat 6

BEDAH AL QURAN No 34

PAKAIAN DAN AURAT – 6

[26] Tidak boleh sombong dalam berpakaian (Qs.17:37)

ﻭَﻻَ ﺗَﻤْﺶِ ﻓِﻰ ٱﻷَْﺭْﺽِ ﻣَﺮَﺣًﺎ ۖ ﺇِﻧَّﻚَ ﻟَﻦ ﺗَﺨْﺮِﻕَ ٱﻷَْﺭْﺽَ ﻭَﻟَﻦ ﺗَﺒْﻠُﻎَ ٱﻟْﺠِﺒَﺎﻝَ ﻃُﻮﻻً

Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.
(Al-Isra’ – 17:37)

*Qarun memakai baju kemegahan (Qs.28:79)

ﻓَﺨَﺮَﺝَ ﻋَﻠَﻰٰ ﻗَﻮْﻣِﻪِۦ ﻓِﻰ ﺯِﻳﻨَﺘِﻪِۦ ۖ ﻗَﺎﻝَ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻳُﺮِﻳﺪُﻭﻥَ ٱﻟْﺤَﻴَﻮٰﺓَ ٱﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻳَٰﻠَﻴْﺖَ ﻟَﻨَﺎ ﻣِﺜْﻞَ ﻣَﺎٓ ﺃُﻭﺗِﻰَ ﻗَٰﺮُﻭﻥُ ﺇِﻧَّﻪُۥ ﻟَﺬُﻭ ﺣَﻆٍّ ﻋَﻆِﻴﻢٍ

Maka keluarlah Qarun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia, “Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Karun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar”.
(Al-Qasas – 28:79)

*Akhirnya dibenamkan Allah ke dalam bumi (Qs.28:81)

ﻓَﺨَﺴَﻔْﻨَﺎ ﺑِﻪِۦ ﻭَﺑِﺪَاﺭِﻩِ ٱﻷَْﺭْﺽَ ﻓَﻤَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻪُۥ ﻣِﻦ ﻓِﺌَﺔٍ ﻳَﻨﺼُﺮُﻭﻧَﻪُۥ ﻣِﻦ ﺩُﻭﻥِ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻣِﻦَ ٱﻟْﻤُﻨﺘَﺼِﺮِﻳﻦَ

Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap azab Allah. dan tiadalah ia termasuk orang-orang (yang dapat) membela (dirinya). (Al-Qasas – 28:81)

[27] Diperbolehkan membuat pakaian dari kulit binatang ternak (Qs.16:80)

ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢ ﻣِّﻦۢ ﺑُﻴُﻮﺗِﻜُﻢْ ﺳَﻜَﻨًﺎ ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢ ﻣِّﻦ ﺟُﻠُﻮﺩِ ٱﻷَْﻧْﻌَٰﻢِ ﺑُﻴُﻮﺗًﺎ ﺗَﺴْﺘَﺨِﻔُّﻮﻧَﻬَﺎ ﻳَﻮْﻡَ ﻇَﻌْﻨِﻜُﻢْ ﻭَﻳَﻮْﻡَ ﺇِﻗَﺎﻣَﺘِﻜُﻢْ ۙ ﻭَﻣِﻦْ ﺃَﺻْﻮَاﻓِﻬَﺎ ﻭَﺃَﻭْﺑَﺎﺭِﻫَﺎ ﻭَﺃَﺷْﻌَﺎﺭِﻫَﺎٓ ﺃَﺛَٰﺜًﺎ ﻭَﻣَﺘَٰﻌًﺎ ﺇِﻟَﻰٰ ﺣِﻴﻦٍ

Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binatang ternak yang kamu merasa ringan (membawa) nya di waktu kamu berjalan dan waktu kamu bermukim dan (dijadikan-Nya pula) dari bulu domba, bulu unta dan bulu kambing, alat-alat rumah tangga dan perhiasan (yang kamu pakai) sampai waktu (tertentu).
(An-Nahl – 16:80)

*Pakaian dari kulit binatang buas dilarang oleh Nabi saw

[28] Nabi Yusuf as. memakai baju gamis (Qs.12:93)

ٱﺫْﻫَﺒُﻮا۟ ﺑِﻘَﻤِﻴﺼِﻰ ﻫَٰﺬَا ﻓَﺄَﻟْﻘُﻮﻩُ ﻋَﻠَﻰٰ ﻭَﺟْﻪِ ﺃَﺑِﻰ ﻳَﺄْﺕِ ﺑَﺼِﻴﺮًا ﻭَﺃْﺗُﻮﻧِﻰ ﺑِﺄَﻫْﻠِﻜُﻢْ ﺃَﺟْﻤَﻌِﻴﻦَ

Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini, lalu letakkanlah dia ke wajah ayahku, nanti ia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”. (Yusuf – 12:93)

[29] Pakaian ahli surga ialah sutera tipis dan tebal berwarna hijau (Qs.76:21)

ﻋَٰﻠِﻴَﻬُﻢْ ﺛِﻴَﺎﺏُ ﺳُﻨﺪُﺱٍ ﺧُﻀْﺮٌ ﻭَﺇِﺳْﺘَﺒْﺮَﻕٌ ۖ ﻭَﺣُﻠُّﻮٓا۟ ﺃَﺳَﺎﻭِﺭَ ﻣِﻦ ﻓِﻀَّﺔٍ ﻭَﺳَﻘَﻰٰﻫُﻢْ ﺭَﺑُّﻬُﻢْ ﺷَﺮَاﺑًﺎ ﻃَﻬُﻮﺭًا

Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih. (Al-Insaan – 76:21)

[30] Pakaian ahli neraka terbuat dari ter (Qs.14:50)

ﺳَﺮَاﺑِﻴﻠُﻬُﻢ ﻣِّﻦ ﻗَﻂِﺮَاﻥٍ ﻭَﺗَﻐْﺸَﻰٰ ﻭُﺟُﻮﻫَﻬُﻢُ ٱﻟﻨَّﺎﺭُ

Pakaian mereka adalah dari pelangkin (ter) dan muka mereka ditutup oleh api neraka, (Ibrahim – 14:50)

*Juga terbuat dari api (Qs.22:19)

ﻫَٰﺬَاﻥِ ﺧَﺼْﻤَﺎﻥِ ٱﺧْﺘَﺼَﻤُﻮا۟ ﻓِﻰ ﺭَﺑِّﻬِﻢْ ۖ ﻓَﭑﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻛَﻔَﺮُﻭا۟ ﻗُﻂِّﻌَﺖْ ﻟَﻬُﻢْ ﺛِﻴَﺎﺏٌ ﻣِّﻦ ﻧَّﺎﺭٍ ﻳُﺼَﺐُّ ﻣِﻦ ﻓَﻮْﻕِ ﺭُءُﻭﺳِﻬِﻢُ ٱﻟْﺤَﻤِﻴﻢُ

Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. (Al-Hajj – 22:19)

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈

Copas dari Ust Muhammad Nur Muttaqien / Bandung

Bedah Al Quran 33 : Pakaian dan Aurat 5

PAKAIAN DAN AURAT – 5

ﻭَﻗُﻞ ﻟِّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨَٰﺖِ ﻳَﻐْﻀُﻀْﻦَ ﻣِﻦْ ﺃَﺑْﺼَٰﺮِﻫِﻦَّ ﻭَﻳَﺤْﻔَﻆْﻦَ ﻓُﺮُﻭﺟَﻬُﻦَّ ﻭَﻻَ ﻳُﺒْﺪِﻳﻦَ ﺯِﻳﻨَﺘَﻬُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻣَﺎ ﻇَﻬَﺮَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ۖ ﻭَﻟْﻴَﻀْﺮِﺑْﻦَ ﺑِﺨُﻤُﺮِﻫِﻦَّ ﻋَﻠَﻰٰ ﺟُﻴُﻮﺑِﻬِﻦَّ ۖ ﻭَﻻَ ﻳُﺒْﺪِﻳﻦَ ﺯِﻳﻨَﺘَﻬُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻟِﺒُﻌُﻮﻟَﺘِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ءَاﺑَﺎٓﺋِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ءَاﺑَﺎٓءِ ﺑُﻌُﻮﻟَﺘِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺃَﺑْﻨَﺎٓﺋِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺃَﺑْﻨَﺎٓءِ ﺑُﻌُﻮﻟَﺘِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺇِﺧْﻮَٰﻧِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺑَﻨِﻰٓ ﺇِﺧْﻮَٰﻧِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺑَﻨِﻰٓ ﺃَﺧَﻮَٰﺗِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﻧِﺴَﺎٓﺋِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﻣَﺎ ﻣَﻠَﻜَﺖْ ﺃَﻳْﻤَٰﻨُﻬُﻦَّ ﺃَﻭِ ٱﻟﺘَّٰﺒِﻌِﻴﻦَ ﻏَﻴْﺮِ ﺃُﻭ۟ﻟِﻰ ٱﻹِْﺭْﺑَﺔِ ﻣِﻦَ ٱﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ ﺃَﻭِ ٱﻟﻂِّﻔْﻞِ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﻢْ ﻳَﻆْﻬَﺮُﻭا۟ ﻋَﻠَﻰٰ ﻋَﻮْﺭَٰﺕِ ٱﻟﻨِّﺴَﺎٓءِ ۖ ﻭَﻻَ ﻳَﻀْﺮِﺑْﻦَ ﺑِﺄَﺭْﺟُﻠِﻬِﻦَّ ﻟِﻴُﻌْﻠَﻢَ ﻣَﺎ ﻳُﺨْﻔِﻴﻦَ ﻣِﻦ ﺯِﻳﻨَﺘِﻬِﻦَّ ۚ ﻭَﺗُﻮﺑُﻮٓا۟ ﺇِﻟَﻰ ٱﻟﻠَّﻪِ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﺃَﻳُّﻪَ ٱﻟْﻤُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗُﻔْﻠِﺤُﻮﻥَ

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
(An-Nur/24: 31)

[21] Boleh tidak berkerudung di depan suami, ayah kandung, ayah mertua dan saudara laki-laki (Qs.24:31)

[22] Juga di depan anak kandung laki laki, anak tiri laki laki, keponakan laki-laki, dan anak kecil yang belum balig (Qs.24:31)

[23] Juga di depan laki-laki yang tidak tertarik lagi kepada wanita dan di depan hamba sahaya (Qs.24:31)

[24] Juga di depan sesama wanita muslimah (Qs.24:31)

[25] Adapun di depan wanita non muslimah, atau tidak beragama Islam, maka tetap berkerudung (Qs.24:31)

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈ 

Copas dari Ust Muhammad Nur Muttaqien
Bandung

Bedah Al Quran 32 : Pakaian dan Aurat 4

PAKAIAN DAN AURAT – 4 

[16] Isteri Nabi dilarang berhias dalam berpakaian dan bertingkah laku seperti orang jahiliah (Qs.33:33)

ﻭَﻗَﺮْﻥَ ﻓِﻰ ﺑُﻴُﻮﺗِﻜُﻦَّ ﻭَﻻَ ﺗَﺒَﺮَّﺟْﻦَ ﺗَﺒَﺮُّﺝَ ٱﻟْﺠَٰﻬِﻠِﻴَّﺔِ ٱﻷُْﻭﻟَﻰٰ ۖ ﻭَﺃَﻗِﻤْﻦَ ٱﻟﺼَّﻠَﻮٰﺓَ ﻭَءَاﺗِﻴﻦَ ٱﻟﺰَّﻛَﻮٰﺓَ ﻭَﺃَﻃِﻌْﻦَ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟَﻪُۥٓ ۚ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻳُﺮِﻳﺪُ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻟِﻴُﺬْﻫِﺐَ ﻋَﻨﻜُﻢُ ٱﻟﺮِّﺟْﺲَ ﺃَﻫْﻞَ ٱﻟْﺒَﻴْﺖِ ﻭَﻳُﻂَﻬِّﺮَﻛُﻢْ ﺗَﻂْﻬِﻴﺮًا

dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (Al-Ahzab – 33:33)

[17] Wanita yang sudah berhenti haid boleh melepaskan baju luar (Qs.24:60)

ﻭَٱﻟْﻘَﻮَٰﻋِﺪُ ﻣِﻦَ ٱﻟﻨِّﺴَﺎٓءِ ٱﻟَّٰﺘِﻰ ﻻَ ﻳَﺮْﺟُﻮﻥَ ﻧِﻜَﺎﺣًﺎ ﻓَﻠَﻴْﺲَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻦَّ ﺟُﻨَﺎﺡٌ ﺃَﻥ ﻳَﻀَﻌْﻦَ ﺛِﻴَﺎﺑَﻬُﻦَّ ﻏَﻴْﺮَ ﻣُﺘَﺒَﺮِّﺟَٰﺖٍۭ ﺑِﺰِﻳﻨَﺔٍ ۖ ﻭَﺃَﻥ ﻳَﺴْﺘَﻌْﻔِﻔْﻦَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَّﻬُﻦَّ ۗ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﺳَﻤِﻴﻊٌ ﻋَﻠِﻴﻢٌ

Dan perempuan-perempuan tua yang telah terhenti (dari haidh dan mengandung) yang tiada ingin kawin (lagi), tiadalah atas mereka dosa menanggalkan pakaian mereka dengan tidak (bermaksud) menampakkan perhiasan, dan berlaku sopan adalah lebih baik bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (An-Nur – 24:60)

*Namun tetap mengenakan jilbab, karena jilbab adalah kewajiban wanita muslimah (Qs.33:59)

ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟﻨَّﺒِﻰُّ ﻗُﻞ ﻷَِّﺯْﻭَٰﺟِﻚَ ﻭَﺑَﻨَﺎﺗِﻚَ ﻭَﻧِﺴَﺎٓءِ ٱﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻳُﺪْﻧِﻴﻦَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻦَّ ﻣِﻦ ﺟَﻠَٰﺒِﻴﺒِﻬِﻦَّ ۚ ﺫَٰﻟِﻚَ ﺃَﺩْﻧَﻰٰٓ ﺃَﻥ ﻳُﻌْﺮَﻓْﻦَ ﻓَﻼَ ﻳُﺆْﺫَﻳْﻦَ ۗ ﻭَﻛَﺎﻥَ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻏَﻔُﻮﺭًا ﺭَّﺣِﻴﻤًﺎ

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.
(Al-Ahzab – 33:59)

[18] Berlaku sopan dalam berpakaian (Qs.24:60)

[19] Hanya isteri Nabi yang wajib berhijab (Qs.33:53)

ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ءَاﻣَﻨُﻮا۟ ﻻَ ﺗَﺪْﺧُﻠُﻮا۟ ﺑُﻴُﻮﺕَ ٱﻟﻨَّﺒِﻰِّ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻥ ﻳُﺆْﺫَﻥَ ﻟَﻜُﻢْ ﺇِﻟَﻰٰ ﻃَﻌَﺎﻡٍ ﻏَﻴْﺮَ ﻧَٰﻆِﺮِﻳﻦَ ﺇِﻧَﻰٰﻩُ ﻭَﻟَٰﻜِﻦْ ﺇِﺫَا ﺩُﻋِﻴﺘُﻢْ ﻓَﭑﺩْﺧُﻠُﻮا۟ ﻓَﺈِﺫَا ﻃَﻌِﻤْﺘُﻢْ ﻓَﭑﻧﺘَﺸِﺮُﻭا۟ ﻭَﻻَ ﻣُﺴْﺘَـْٔﻨِﺴِﻴﻦَ ﻟِﺤَﺪِﻳﺚٍ ۚ ﺇِﻥَّ ﺫَٰﻟِﻜُﻢْ ﻛَﺎﻥَ ﻳُﺆْﺫِﻯ ٱﻟﻨَّﺒِﻰَّ ﻓَﻴَﺴْﺘَﺤْﻰِۦ ﻣِﻨﻜُﻢْ ۖ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﻻَ ﻳَﺴْﺘَﺤْﻰِۦ ﻣِﻦَ ٱﻟْﺤَﻖِّ ۚ ﻭَﺇِﺫَا ﺳَﺄَﻟْﺘُﻤُﻮﻫُﻦَّ ﻣَﺘَٰﻌًﺎ ﻓَﺴْـَٔﻠُﻮﻫُﻦَّ ﻣِﻦ ﻭَﺭَآءِ ﺣِﺠَﺎﺏٍ ۚ ﺫَٰﻟِﻜُﻢْ ﺃَﻃْﻬَﺮُ ﻟِﻘُﻠُﻮﺑِﻜُﻢْ ﻭَﻗُﻠُﻮﺑِﻬِﻦَّ ۚ ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻥ ﺗُﺆْﺫُﻭا۟ ﺭَﺳُﻮﻝَ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻻَٓ ﺃَﻥ ﺗَﻨﻜِﺤُﻮٓا۟ ﺃَﺯْﻭَٰﺟَﻪُۥ ﻣِﻦۢ ﺑَﻌْﺪِﻩِۦٓ ﺃَﺑَﺪًا ۚ ﺇِﻥَّ ﺫَٰﻟِﻜُﻢْ ﻛَﺎﻥَ ﻋِﻨﺪَ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻋَﻆِﻴﻤًﺎ

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.
(Al-Ahzab – 33:53)

*Hijab ialah tirai penghalang, sehingga isteri Nabi saat bicara dengan laki laki tidak saling berpandangan karena terhalang tirai. 

*Adapun istilah hijab sebagai ganti dari jilbab, bukan istilah yang diperkenalkan oleh Allah dan Rasul-Nya. 

[20] Jangan mengharamkan corak, warna dan jenis pakaian tertentu tanpa dalil (Qs.7:32)

ﻗُﻞْ ﻣَﻦْ ﺣَﺮَّﻡَ ﺯِﻳﻨَﺔَ ٱﻟﻠَّﻪِ ٱﻟَّﺘِﻰٓ ﺃَﺧْﺮَﺝَ ﻟِﻌِﺒَﺎﺩِﻩِۦ ﻭَٱﻟﻂَّﻴِّﺒَٰﺖِ ﻣِﻦَ ٱﻟﺮِّﺯْﻕِ ۚ ﻗُﻞْ ﻫِﻰَ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ءَاﻣَﻨُﻮا۟ ﻓِﻰ ٱﻟْﺤَﻴَﻮٰﺓِ ٱﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﺧَﺎﻟِﺼَﺔً ﻳَﻮْﻡَ ٱﻟْﻘِﻴَٰﻤَﺔِ ۗ ﻛَﺬَٰﻟِﻚَ ﻧُﻔَﺼِّﻞُ ٱﻻْءَﻳَٰﺖِ ﻟِﻘَﻮْﻡٍ ﻳَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ

Katakanlah, “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?” Katakanlah, “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.
(Al-A’raf – 7:32)

*Adapun kain sutera haram bagi laki laki berdasarkan hadis Nabi saw

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈ 

Copas dari Ust Muhammad Nur Muttaqien

Bedah Al Quran 31 : Pakaian dan Aurat 3

PAKAIAN DAN AURAT – 3

[11] Nabi saw disuruh Allah agar memerintahkan wanita muslimah memakai jilbab (Qs.33:59)

ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟﻨَّﺒِﻰُّ ﻗُﻞ ﻷَِّﺯْﻭَٰﺟِﻚَ ﻭَﺑَﻨَﺎﺗِﻚَ ﻭَﻧِﺴَﺎٓءِ ٱﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﻳُﺪْﻧِﻴﻦَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻦَّ ﻣِﻦ ﺟَﻠَٰﺒِﻴﺒِﻬِﻦَّ ۚ ﺫَٰﻟِﻚَ ﺃَﺩْﻧَﻰٰٓ ﺃَﻥ ﻳُﻌْﺮَﻓْﻦَ ﻓَﻼَ ﻳُﺆْﺫَﻳْﻦَ ۗ ﻭَﻛَﺎﻥَ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻏَﻔُﻮﺭًا ﺭَّﺣِﻴﻤًﺎ

Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang.
(Al-Ahzab – 33:59)

[12] Sebagai kepala keluarga Nabi saw disuruh Allah agar memerintahkan isteri dan anak wanitanya untuk memakai jilbab (Qs.33:59)

[13] Sekujur tubuh wanita muslimah tidak boleh terlihat, harus ditutup, kecuali wajah dan pergelangan tangan sampai jari tangan (Qs.24:31)

ﻭَﻗُﻞ ﻟِّﻠْﻤُﺆْﻣِﻨَٰﺖِ ﻳَﻐْﻀُﻀْﻦَ ﻣِﻦْ ﺃَﺑْﺼَٰﺮِﻫِﻦَّ ﻭَﻳَﺤْﻔَﻆْﻦَ ﻓُﺮُﻭﺟَﻬُﻦَّ ﻭَﻻَ ﻳُﺒْﺪِﻳﻦَ ﺯِﻳﻨَﺘَﻬُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻣَﺎ ﻇَﻬَﺮَ ﻣِﻨْﻬَﺎ ۖ ﻭَﻟْﻴَﻀْﺮِﺑْﻦَ ﺑِﺨُﻤُﺮِﻫِﻦَّ ﻋَﻠَﻰٰ ﺟُﻴُﻮﺑِﻬِﻦَّ ۖ ﻭَﻻَ ﻳُﺒْﺪِﻳﻦَ ﺯِﻳﻨَﺘَﻬُﻦَّ ﺇِﻻَّ ﻟِﺒُﻌُﻮﻟَﺘِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ءَاﺑَﺎٓﺋِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ءَاﺑَﺎٓءِ ﺑُﻌُﻮﻟَﺘِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺃَﺑْﻨَﺎٓﺋِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺃَﺑْﻨَﺎٓءِ ﺑُﻌُﻮﻟَﺘِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺇِﺧْﻮَٰﻧِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺑَﻨِﻰٓ ﺇِﺧْﻮَٰﻧِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﺑَﻨِﻰٓ ﺃَﺧَﻮَٰﺗِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﻧِﺴَﺎٓﺋِﻬِﻦَّ ﺃَﻭْ ﻣَﺎ ﻣَﻠَﻜَﺖْ ﺃَﻳْﻤَٰﻨُﻬُﻦَّ ﺃَﻭِ ٱﻟﺘَّٰﺒِﻌِﻴﻦَ ﻏَﻴْﺮِ ﺃُﻭ۟ﻟِﻰ ٱﻹِْﺭْﺑَﺔِ ﻣِﻦَ ٱﻟﺮِّﺟَﺎﻝِ ﺃَﻭِ ٱﻟﻂِّﻔْﻞِ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﻢْ ﻳَﻆْﻬَﺮُﻭا۟ ﻋَﻠَﻰٰ ﻋَﻮْﺭَٰﺕِ ٱﻟﻨِّﺴَﺎٓءِ ۖ ﻭَﻻَ ﻳَﻀْﺮِﺑْﻦَ ﺑِﺄَﺭْﺟُﻠِﻬِﻦَّ ﻟِﻴُﻌْﻠَﻢَ ﻣَﺎ ﻳُﺨْﻔِﻴﻦَ ﻣِﻦ ﺯِﻳﻨَﺘِﻬِﻦَّ ۚ ﻭَﺗُﻮﺑُﻮٓا۟ ﺇِﻟَﻰ ٱﻟﻠَّﻪِ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﺃَﻳُّﻪَ ٱﻟْﻤُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗُﻔْﻠِﺤُﻮﻥَ

Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
(An-Nur – 24:31)

[14] Kain kerudung yang menutupi kepala menjulur sampai menutupi dada (Qs.24:31)

[15] Tidak menghentakkan kaki dengan tujuan supaya diketahui ada perhiasan yang menempel di kakinya (Qs.24:31)

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈ 

Copas dari Ust Muhammad Nur Muttaqien
Bandung

Bedah Al Quran 30 : Pakaian dan Aurat 2

PAKAIAN DAN AURAT – 2

[6] Pakaian tertentu yang berfungsi melindungi dari panas dan dingin (Qs.16:81)

ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢ ﻣِّﻤَّﺎ ﺧَﻠَﻖَ ﻇِﻠَٰﻼً ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢ ﻣِّﻦَ ٱﻟْﺠِﺒَﺎﻝِ ﺃَﻛْﻨَٰﻨًﺎ ﻭَﺟَﻌَﻞَ ﻟَﻜُﻢْ ﺳَﺮَٰﺑِﻴﻞَ ﺗَﻘِﻴﻜُﻢُ ٱﻟْﺤَﺮَّ ﻭَﺳَﺮَٰﺑِﻴﻞَ ﺗَﻘِﻴﻜُﻢ ﺑَﺄْﺳَﻜُﻢْ ۚ ﻛَﺬَٰﻟِﻚَ ﻳُﺘِﻢُّ ﻧِﻌْﻤَﺘَﻪُۥ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗُﺴْﻠِﻤُﻮﻥَ

Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah Dia ciptakan, dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepada-Nya). (An-Nahl – 16:81)

[7] Ada juga pakaian besi untuk melindungi dari peperangan (Qs.16:81) 

[8] Pakaian harus bersih (Qs.74:4)

ﻭَﺛِﻴَﺎﺑَﻚَ ﻓَﻂَﻬِّﺮْ

dan pakaianmu bersihkanlah, (Al-Muddassir – 74:4)

[9] Memakai pakaian yang indah untuk shalat (Qs.7:31)

ﻳَٰﺒَﻨِﻰٓ ءَاﺩَﻡَ ﺧُﺬُﻭا۟ ﺯِﻳﻨَﺘَﻜُﻢْ ﻋِﻨﺪَ ﻛُﻞِّ ﻣَﺴْﺠِﺪٍ ﻭَﻛُﻠُﻮا۟ ﻭَٱﺷْﺮَﺑُﻮا۟ ﻭَﻻَ ﺗُﺴْﺮِﻓُﻮٓا۟ ۚ ﺇِﻧَّﻪُۥ ﻻَ ﻳُﺤِﺐُّ ٱﻟْﻤُﺴْﺮِﻓِﻴﻦَ

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (Al-A’raf – 7:31)

*Pakaian indah itu pakaian yang rapi, bersih dan pantas. Terkecuali  dalam situasi dan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan terpenuhi tiga hal ini.

[10] Anak tidak masuk ke kamar orang tuanya di saat saat orang tua biasa menanggalkan pakaian, agar aurat orang tua tidak terlihat oleh anak (Qs.24:58)

ﻳَٰٓﺄَﻳُّﻬَﺎ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ءَاﻣَﻨُﻮا۟ ﻟِﻴَﺴْﺘَـْٔﺬِﻧﻜُﻢُ ٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻣَﻠَﻜَﺖْ ﺃَﻳْﻤَٰﻨُﻜُﻢْ ﻭَٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﻟَﻢْ ﻳَﺒْﻠُﻐُﻮا۟ ٱﻟْﺤُﻠُﻢَ ﻣِﻨﻜُﻢْ ﺛَﻠَٰﺚَ ﻣَﺮَّٰﺕٍ ۚ ﻣِّﻦ ﻗَﺒْﻞِ ﺻَﻠَﻮٰﺓِ ٱﻟْﻔَﺠْﺮِ ﻭَﺣِﻴﻦَ ﺗَﻀَﻌُﻮﻥَ ﺛِﻴَﺎﺑَﻜُﻢ ﻣِّﻦَ ٱﻟﻆَّﻬِﻴﺮَﺓِ ﻭَﻣِﻦۢ ﺑَﻌْﺪِ ﺻَﻠَﻮٰﺓِ ٱﻟْﻌِﺸَﺎٓءِ ۚ ﺛَﻠَٰﺚُ ﻋَﻮْﺭَٰﺕٍ ﻟَّﻜُﻢْ ۚ ﻟَﻴْﺲَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻭَﻻَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺟُﻨَﺎﺡٌۢ ﺑَﻌْﺪَﻫُﻦَّ ۚ ﻃَﻮَّٰﻓُﻮﻥَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢ ﺑَﻌْﻀُﻜُﻢْ ﻋَﻠَﻰٰ ﺑَﻌْﺾٍ ۚ ﻛَﺬَٰﻟِﻚَ ﻳُﺒَﻴِّﻦُ ٱﻟﻠَّﻪُ ﻟَﻜُﻢُ ٱﻻْءَﻳَٰﺖِ ۗ ﻭَٱﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠِﻴﻢٌ ﺣَﻜِﻴﻢٌ

Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari), yaitu sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar) mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya. (Itulah) tiga ‘aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. 
(An-Nur – 24:58)

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈ 

Copas dari Ust Muhammad Nur Muttaqien -Bandung

Bedah Al Quran 29 : Pakaian dan Aurat 1

PAKAIAN DAN AURAT – 1

[1] Iblis yang membisikkan fikiran jahat kepada Nabi Adam dan Hawa, agar aurat mereka terbuka (Qs.7:20)

ﻓَﻮَﺳْﻮَﺱَ ﻟَﻬُﻤَﺎ ٱﻟﺸَّﻴْﻂَٰﻦُ ﻟِﻴُﺒْﺪِﻯَ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﻣَﺎ ﻭُۥﺭِﻯَ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻣِﻦ ﺳَﻮْءَٰﺗِﻬِﻤَﺎ ﻭَﻗَﺎﻝَ ﻣَﺎ ﻧَﻬَﻰٰﻛُﻤَﺎ ﺭَﺑُّﻜُﻤَﺎ ﻋَﻦْ ﻫَٰﺬِﻩِ ٱﻟﺸَّﺠَﺮَﺓِ ﺇِﻻَّٓ ﺃَﻥ ﺗَﻜُﻮﻧَﺎ ﻣَﻠَﻜَﻴْﻦِ ﺃَﻭْ ﺗَﻜُﻮﻧَﺎ ﻣِﻦَ ٱﻟْﺨَٰﻠِﺪِﻳﻦَ

Maka setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan setan berkata, “Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)”. 
(Al-A’raf – 7:20)

[2] Setelah makan buah terlarang, maka terbukalah aurat keduanya, lalu mereka berusaha menutupinya dengan dedaunan surga, akhirnya keluar dari surga (Qs.7:22-24)

ﻓَﺪَﻟَّﻰٰﻫُﻤَﺎ ﺑِﻐُﺮُﻭﺭٍ ۚ ﻓَﻠَﻤَّﺎ ﺫَاﻗَﺎ ٱﻟﺸَّﺠَﺮَﺓَ ﺑَﺪَﺕْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺳَﻮْءَٰﺗُﻬُﻤَﺎ ﻭَﻃَﻔِﻘَﺎ ﻳَﺨْﺼِﻔَﺎﻥِ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻤَﺎ ﻣِﻦ ﻭَﺭَﻕِ ٱﻟْﺠَﻨَّﺔِ ۖ ﻭَﻧَﺎﺩَﻯٰﻫُﻤَﺎ ﺭَﺑُّﻬُﻤَﺎٓ ﺃَﻟَﻢْ ﺃَﻧْﻬَﻜُﻤَﺎ ﻋَﻦ ﺗِﻠْﻜُﻤَﺎ ٱﻟﺸَّﺠَﺮَﺓِ ﻭَﺃَﻗُﻞ ﻟَّﻜُﻤَﺎٓ ﺇِﻥَّ ٱﻟﺸَّﻴْﻂَٰﻦَ ﻟَﻜُﻤَﺎ ﻋَﺪُﻭٌّ ﻣُّﺒِﻴﻦٌ

maka setan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka, “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu, “Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”
(Al-A’raf – 7:22)

ﻗَﺎﻻَ ﺭَﺑَّﻨَﺎ ﻇَﻠَﻤْﻨَﺎٓ ﺃَﻧﻔُﺴَﻨَﺎ ﻭَﺇِﻥ ﻟَّﻢْ ﺗَﻐْﻔِﺮْ ﻟَﻨَﺎ ﻭَﺗَﺮْﺣَﻤْﻨَﺎ ﻟَﻨَﻜُﻮﻧَﻦَّ ﻣِﻦَ ٱﻟْﺨَٰﺴِﺮِﻳﻦَ

Keduanya berkata, “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”.
(Al-A’raf – 7:23)

ﻗَﺎﻝَ ٱﻫْﺒِﻂُﻮا۟ ﺑَﻌْﻀُﻜُﻢْ ﻟِﺒَﻌْﺾٍ ﻋَﺪُﻭٌّ ۖ ﻭَﻟَﻜُﻢْ ﻓِﻰ ٱﻷَْﺭْﺽِ ﻣُﺴْﺘَﻘَﺮٌّ ﻭَﻣَﺘَٰﻊٌ ﺇِﻟَﻰٰ ﺣِﻴﻦٍ

Allah berfirman, “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan”.
(Al-A’raf – 7:24)

[3] Salah satu fitnah Iblis ialah upayanya agar manusia terbuka auratnya, seperti yang telah ia lakukan terhadap nenek moyang mereka, Nabi Adam dan Hawa (Qs.7:27)

ﻳَٰﺒَﻨِﻰٓ ءَاﺩَﻡَ ﻻَ ﻳَﻔْﺘِﻨَﻨَّﻜُﻢُ ٱﻟﺸَّﻴْﻂَٰﻦُ ﻛَﻤَﺎٓ ﺃَﺧْﺮَﺝَ ﺃَﺑَﻮَﻳْﻜُﻢ ﻣِّﻦَ ٱﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻳَﻨﺰِﻉُ ﻋَﻨْﻬُﻤَﺎ ﻟِﺒَﺎﺳَﻬُﻤَﺎ ﻟِﻴُﺮِﻳَﻬُﻤَﺎ ﺳَﻮْءَٰﺗِﻬِﻤَﺎٓ ۗ ﺇِﻧَّﻪُۥ ﻳَﺮَﻯٰﻛُﻢْ ﻫُﻮَ ﻭَﻗَﺒِﻴﻠُﻪُۥ ﻣِﻦْ ﺣَﻴْﺚُ ﻻَ ﺗَﺮَﻭْﻧَﻬُﻢْ ۗ ﺇِﻧَّﺎ ﺟَﻌَﻠْﻨَﺎ ٱﻟﺸَّﻴَٰﻂِﻴﻦَ ﺃَﻭْﻟِﻴَﺎٓءَ ﻟِﻠَّﺬِﻳﻦَ ﻻَ ﻳُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ

Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.
(Al-A’raf – 7:27)

[4] Fungsi pakaian ialah untuk menutup aurat dan memperlihatkan keindahan (Qs.7:26)

ﻳَٰﺒَﻨِﻰٓ ءَاﺩَﻡَ ﻗَﺪْ ﺃَﻧﺰَﻟْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻟِﺒَﺎﺳًﺎ ﻳُﻮَٰﺭِﻯ ﺳَﻮْءَٰﺗِﻜُﻢْ ﻭَﺭِﻳﺸًﺎ ۖ ﻭَﻟِﺒَﺎﺱُ ٱﻟﺘَّﻘْﻮَﻯٰ ﺫَٰﻟِﻚَ ﺧَﻴْﺮٌ ۚ ﺫَٰﻟِﻚَ ﻣِﻦْ ءَاﻳَٰﺖِ ٱﻟﻠَّﻪِ ﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺬَّﻛَّﺮُﻭﻥَ

Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. (Al-A’raf – 7:26)

[5] Pakaian takwa adalah pakaian terbaik (Qs.7:26)

*Pakaian takwa ialah akhlak yang mulia. Jangan sampai pakaiannya indah, tetapi akhlaknya 
hina.

┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈»̶·̵̭̌✽@>–✽·̵̭̌«̶┈┈ 

Dari Ust Muhammad Nur Muttaqien -Bdg