TAMU DIDUNIA

KTQS # 917

TAMU DIDUNIA

Abdullah bin Mas’ud ra berkata: “Tiada seorgpun diantara kita melainkan ia hanyalah seorang tamu (di dunia). Demikian pula harta benda yg dimilikinya hanyalah sebuah pinjaman (dari Allah). Sedangkan yg namanya TAMU itu sudah pasti akan PERGI (yakni meninggal dunia), dan (harta) pinjaman itu pasti akan dikembalikan kepada sang Pemiliknya“. (Lht Hilyatu Al-Uliyaa’, karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/134).

Ketika Utsman berdiri di sebuah kuburan dia menangis sampai jenggotnya basah, lalu ada yg mengatakan kepadanya:

“Kamu berkata (bercerita) ttg Surga dan Neraka tapi kamu tidak menangis, tapi justru kamu menangis karena ini (kuburan ini) ?”.

Kemudian dia menjawab; “Sesungguhnya Rasulullah saw telah bersabda:

“Kuburan adalah tempat pertama dari tempat tempat akhirat, jika seseorang selamat darinya maka apa yang ada setelahnya adalah lebih ringan darinya, dan jika tidak selamat darinya maka apa yang ada setelahnya adalah lebih berat darinya”.

Utsman berkata; “Dan Rasulullah saw bersabda: “Demi Allah, aku tidak melihat tempat yang lebih mengerikan sama sekali kecuali kuburan adalah tempat yang paling mengerikan”. (HR Ahmad)

Dari Anas ra katanya: “Rasulullah Saw bersabda: “Janganlah seorang dari engkau semua itu mengharapkan kematian karena adanya bahaya yang menimpa dirinya. Tetapi jikalau ia terpaksa harus berbuat demikian, maka hendaklah ia mengucapkan: “Ya Allah, hidupkanlah saya terus, selama hidup itu menjadi kebaikan untukku dan matikanlah saya jikalau mati itu adalah lebih baik untukku”. (Muttafaq ‘alaih)

Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply