TANYA JAWAB dan DUA RUKUN AMAL YANG DITERIMA

 

TANYA JAWAB & DUA RUKUN AMAL YANG DITERIMA

TANYA :
Assalamu’alaikum wr wb
Bang Ustadz, Kajian tentang Nisfu Syaban saya share keteman-teman sebagian senang dan menyadari bahwa ibadah yg dilakukannya selama ini tidak benar, tapi ada yg saya malah dimaki-maki dgn mengatakan saya telah memfitnah dan berbohong dgn kajian tsb. Lalu mereka menyebut saya termasuk aliran tertentu.

JAWAB :
Wa’alaikumsalam wr wb
Alhamdulillah semoga menjadi kan ibadah kita bersih dari ibadah yg tidak sesuai sunnah.

Hehe..Bagus disebut pengikut aliran tertentu daripada disebut pengikut aliran tidak menentu alias pengikut hadits-hadits palsu.

Justru mereka yg memfitnah dan berbohong karena ibadah mereka berasal dari hadits lemah, palsu bahkan tidak ada haditsnya, mereka melakukan itu dgn mengatasnamakan nabi padahal nabi tdk pernah melakukan ibadah-ibadah tsb.

Ya begitulah resikonya apabila meluruskan kebiasaan-kebiasaan yg salah, mereka membantahnya bukan dgn dalil tapi dgn emosi.

Jd ketahuan ya, bahwa mereka sendiri sebenarnya tdk yakin dgn ibadah yg mereka lakukan selama ini benar atau tidak.

Mereka marah karena gengsi aja, Insya Allah suatu saat mereka akan tahu mana yg benar.

DUA RUKUN AMAL YANG DITERIMA

Perhatikan firman Allah ini :
“Yang menjadikan mati dan hidup untuk menguji kalian, siapa diantara kalian yg paling baik amalannya “. (QS. Al-Mulk : 2)

Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata, “Ada dua rukun dari amalan yg diterima, harus ikhlas hanya kepada Allah dan benar di atas syari’at Rasulullah Saw”.

Al-Fudhoil bin ‘Iyadh berkata dalam Majmu’ Al-Fatawa (18/250), menafsirkan firman Allah, ‘Siapa di antara kalian yg PALING BAIK AMALANNYA’,

“Yaitu, yg PALING IKHLAS dan yg PALING BENAR. Karena sesungguhnya amalan itu, jika ikhlas tapi belum benar atau sebaliknya, maka tidak akan diterima, sampai amalan tersebut ikhlas dan benar.

IKHLAS adalah yang HANYA UNTUK ALLAH SWT dan BENAR adalah yang SESUAI SUNNAH RASULULLAH SAW”.

Salam !

copas dari KTQS

Leave a Reply