TAYAMUM

 MEDIA UNTUK TAYAMUM :

Bertayamum bisa dilakukan dengan tanah yang berdebu, kerikil, kayu, tembok, kursi dipesawat, dll, berdasarkan firman Allah Swt:

فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ

“Bertayamumlah kamu dgn tanah yg baik, sapulah mukamu dan tanganmu” (An-Nisaa: 43)

 CARA BERTAYAMUM :
1. Memukulkan kedua telapak tangan ke atas permukaan apa saja, satu kali.
2. Mengusapkan tangan kiri di atas tangan kanan lalu punggung kedua telapak tangan hingga pergelangan tangan, seperti haknya mencuci tangan, satu kali.
3. Mengusap wajah, satu kali.

 LANDASAN DALILNYA
 Berdasarkan hadits Ammar bin Yasir ra saat Rasulullah saw:

“Sesungguhnya cukup bagimu melakukan dgn kedua tanganmu demikian: lalu Beliau memukulkan kedua telapak tangannya ke bumi dgn sekali pukulan lalu mengusapkan tangan kiri di atas tangan kanan dan punggung kedua telapak tangan dan wajahnya.” (HR. Muslim)

 Dibolehkan baginya meniup debu yang melekat di tangannya berdasarkan hadits Ammar bin Yasir ra.

“Lalu Nabi saw, memukulkan kedua tangannya di atas bumi dan meniup pada keduanya lalu mengusap dgn keduanya ke wajahnya dan kedua telapak tangannya.. (HR. Bukhari (331)”

 Cukup satu kali pukulan, tidak dua kali atau lebih,

“Sekali pukulan untuk wajah dan kedua telapak tangan. (HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi)

 Tayamum dilakukan pd saat tdk ada air, sakit atau dalam perjalanan/safar walaupun ada air

Firman Allah Swt
“Dan jikalau kalian dlm keadaan sakit atau dlm perjalanan atau seseorang diantara kalian baru saja buang hajat atau menggauli wanita, kalian tdk mendapatkan air, maka kalian lakukanlah tayammum dgn tanah yg baik. Usaplah wajah kalian dan tangan kalian dari tanah tsb”
(QS. Al Maidah [5] : 6)

 

 

Salam !

Copas dari KTQS-Bandung

Leave a Reply