TENTANG SHALAWAT

Secara Terminologis, shalawat bermakna:

“menyampaikan permohonan doa keselamatan dan keberkahan kepada Allah untuk Nabi Muhammad saw;

dan yang membacanya akan mendapat pahala”

Mengapa Rasulullah saw didoakan atau dibacakan shalawat, padahal beliau sendiri telah dijamin masuk surga?

Jawabannya bisa kita simak sebagai berikut:

1). bahwa sesungguhnya Rasulullah saw sudah penuh dengan rahmat, berkah dan keselamatan dari Allah. Ibarat sebuah gelas, beliau sudah terisi penuh dengan air. Air yang dituang ke dalam gelas yang sudah  penuh tentu akan melimpah keluar. Sama halnya dengan rahmat, keberkahan dan keselamatan Allah akan melimpah ruah kepada orang-orang yang bershalawat kepada beliau.

2). Karena bershalawat adalah perintah Allah, membacanya merupakan ibadah dan akan memperoleh pahala.

3). Bershalawat juga merupakan zikir dan doa, sehingga termasuk kategori ibadah

Dalam QS Al Ahzab:56 disebutkan

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat bershalawat untuk Nabi *). Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan sampaikanlah salam penghormatan kepadanya.**)”

*) Shalawat dari Allah berarti memberi rahmat, dari malaikat memohon ampunan dan kalau dari orang mukmin berarti berdoa agar diberi rahmat seperti dengan perkataan “Allahumma salli ala Muhammad

**) Dengan mengucapkan perkataan seperti Assalamu’alaika ayyuhan Nabi, artinya semoga keselamatan kepadamu wahai Nabi.

BERSHALAWAT kepada Rasulullah yang terbaik adalah pada saat shalat, yaitu SAAT DUDUK TAHIYAT

Maka dari itu perbanyaklah shalat-shalat sunat, agar kita bisa lebih banyak lagi bershalawat kepada beliau.

Inilah SHALAWAT yang DIAJARKAN LANGSUNG oleh RASULULLAH:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa ‘alâ âli Muhammad.

Yaa Allah, Sampaikan Sholawat kepada Muhammad dan Keluarga Muhammad.

 

Sumber : 

  • KH Habib Syarief Muhammad Alaydarus “135 shalawat Nabi” 

    •  KTQS , Bandung


Leave a Reply