Turunnya Nabi Isa Bagian 1

Halaqah 18 – Silsilah Mengenal Hari Akhir

Turunnya Nabi Isa bagian 1

TURUNNYA NABI ‘ĪSĀ BIN MARYAM (bag 1)
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين
Halaqah yang ke-18 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang

“Turunnya Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām Bagian 1″
Ketika orang-orang Yahudi berusaha membuat makar untuk membunuh Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām, Allāh Subhānahu wa Ta’āla menyelamatkan beliau dengan mengangkat beliau ke atas kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla.
Turunnya beliau ‘Alayhissalām ke bumi, Allāh jadikan sebagai salah satu tanda besar dekatnya Hari Kiamat.
Allah berfirman :

وَإِنَّهُ لَعِلْمٌ لِلسَّاعَةِ….

“Dan sesunguhnya itu adalah tanda dekatnya hari kiamat.”
(QS.Az-Zukhrūf 61).

Berkata ‘Abdullāh Ibnu ‘Abbās radhiyallāhu ‘anhumā: Maksud dari hal itu adalah turunya Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām
(Diriwayatkan oleh Ath-Thabari dalam Tafsirnya)

Beliau turun saat kaum Muslimin sedang di masa genting menghadapi dasyatnya fitnah Dajjāl. Turun di waktu Shubuh dan shalat dibelakang Imam Mahdi, imam kaum Muslimin saat itu.
Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

كَيْفَ أَنْتُمْ إِذَا نَزَلَ ابْنُ مَرْيَمَ فِيكُمْ وَإِمَامُكُمْ مِنْكُمْ

“Bagaimana kalian jika turun Ibnu Maryam di tengah-tengah kalian dan imam kalian saat itu adalah dari kalian?”
(HR. Bukhāri dan Muslim)

Hal yang pertama kali beliau lakukan adalah membunuh Dajjāl yang sedang mengepung sebagian kaum Muslimin di Baitul Maqdis.
Beliau membunuh dengan tombak kecil beliau setelah Dajjāl hampir melarut habis seperti melarutnya garam karena melihat Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām.
Kemudian umat Islam pun memerangi orang-orang yang bersama Dajjāl, diantaranya adalah orang-orang Yahudi sampai batu dan juga pohon-pohonan membantu umat Islam memerangi orang-orang Yahudi.
Setiap ada orang Yahudi yang berusaha untuk bersembunyi dibelakang batu atau pohon, maka berkatalah batu atau pohon tersebut: “Wahai Muslim ini, ini Yahudi bersembunyi di belakangku maka bunuhlah dia, kecuali pohon Gharqad.”
(Hadīts shahīh, HR.Muslim)
Setelah itu keluarlah Ya’jūj dan juga Ma’jūj yang membuat kerusakan besar di muka bumi.
Maka Nabi ‘Īsā ‘alayhissalām dan juga kaum Muslimin berdoa kepada Allāh supaya Allāh Subhānahu wa Ta’āla membinasakan mereka.
Itulah yang bisa kita sampaikan. Dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
‘Abdullāh Roy
Di kota Makkah

 

18-silsilahberimankepadahariakhir-halaqoh-18