WASPADA HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN ASYURA’

Kajian Tematis al-Qur’an & as-Sunnah # 514

WASPADA HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN ASYURA’ !!

Dalam hadits yg sangat panjang sekali dan penuh dengan kedustaan, diantara isinya adalah :

“…Lakukanlah puasa Asyura’, karena pada hari itu Allah menerima taubat nabi Adam, mengangkat nabi Idris pada tempat/kedudukan yg tinggi, menyelamatkan nabi Ibrahim dari kobaran api, mengeluarkan nabi Nuh dari kapalnya, menurunkan kitab Taurat kepada nabi Musa, memberikan tebusan bagi nabi Ismail dari penyembelihan, mengeluarkan nabi Yusuf dari penjara, mengembalikan mata penglihatan nabi Ya’qub, membebaskan nabi Ayub dari bencana (penyakit), mengeluarkan nabi Yunus dari perut ikan paus/hiu, membelah lautan menjadi daratan bagi bani Israil, mengampuni dosa-dosa nabi Muhammad yang telah lalu. maupun yg akan datang. Pada hari (Asyura’) itu juga nabi musa menyeberangi lautan, Allah menurunkan taubat kepada kaum nabi Yunus. Maka barangsiapa berpuasa pada hari Asyura’, ia akan memperoleh penghapusan dosa selama 40 (empat puluh) tahun…”

(Dikeluarkan oleh Ibnul Jauzi dalam kitab Al-Maudhu’aat, bab fi dzikri Asyura’ II/200-201).

DERAJAT HADITS:
Hadits ini derajatnya PALSU (Maudhu’).

Di dalam sanadnya terdapat seorang perowi yg bernama Ibnu Abi Az-Zinad.

Yahya bin Ma’in berkata tentangnya: “Dia tidak ada apa-apanya, dan haditsnya tidak dapat dijadikan hujjah”

Imam Ahmad berkata tentangnya: “Dia seorang perowi yg mudhthorib haditsnya (perowi yg menyampaikan riwayat secara tidak akurat atau berbeda-beda, pent).”

Abu Hatim Ar-Rozi berkata tentangnya: “Dia tidak dapat dijadikan hujjah”

Ibnul Jauzi ra berkata: “Kepalsuan hadits ini sudah sangat jelas dan tanpa diragukan lagi oleh setiap muslim yg berakal.”

Salam !
———-

copas dari KTQS

Leave a Reply